Lokawisata Baturraden, destinasi legendaris di Kabupaten Banyumas, masih menjadi magnet wisatawan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dalam sepekan terakhir, tercatat sekitar 11 ribu pengunjung memadati kawasan ini, dengan jumlah yang diperkirakan terus bertambah hingga Minggu (28/12/2025 sore berkat cuaca cerah.
Koordinator Lokawisata Baturraden, Agus Riyanto, menyebut cuaca menjadi faktor penentu antusiasme wisatawan. “Hari ini kisaran 2.000-an pengunjung karena cuaca mendukung. Kalau hujan turun lebih awal, biasanya jumlahnya menurun,” ujarnya, Minggu (28/12/2025).
Untuk mengantisipasi hujan, pengelola menyarankan wisatawan datang lebih pagi agar bisa menikmati seluruh wahana. “Satu hari rasanya kurang untuk menjelajahi semua. Kuliner di sini juga beragam dan terjangkau,” tambahnya.
Kunjungan Menurun, Kebijakan Jadi Faktor
Meski tetap ramai, jumlah kunjungan tahun ini menurun dibanding periode sebelumnya. Agus tidak menampik bahwa larangan study tour sekolah dari Jawa Barat menjadi salah satu penyebab utama. “Pasar kami banyak dari Indramayu, Cirebon, Ciamis, dan daerah lain di Jawa Barat. Kebijakan itu membuat pangsa pasar hilang 30–40 persen sejak awal 2025,” jelasnya.
Selain itu, menjamurnya 38 objek wisata baru di kawasan Baturraden turut membagi konsentrasi pengunjung. “Lokawisata bukan lagi satu-satunya tujuan utama, karena sekarang banyak pilihan,” katanya.
Harga Tiket dan Daya Tarik
Saat ini, total kunjungan ke seluruh kawasan Baturraden mencapai 20 ribu orang, turun dari angka sebelumnya yang bisa menembus 30 ribu. Namun, pengelola tetap menjaga daya tarik dengan tiket Rp25.000 yang sudah mencakup akses gratis ke sejumlah wahana, seperti kolam renang, waterboom, kolam air hangat, sepeda air, dan taman Sendang Mulia.
Bagi sebagian pengunjung, Baturraden bukan sekadar destinasi wisata, melainkan tempat penuh kenangan. Sumarni (47), wisatawan asal Banjarnegara, mengaku datang untuk bernostalgia.
“Terakhir ke sini sekitar 10 tahun lalu. Dulu sering study tour ke Baturraden, jadi sekalian mengenang masa kecil sambil bawa anak,” tuturnya. (Angga Saputra)










