BREBES– Sebanyak 40 warga Kabupaten Brebes mengikuti kegiatan Pemberdayaan Masyarakat yang digelar oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap (Basarnas) di Aula Kecamatan Bulakamba, Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan sebelum tim profesional tiba di lokasi.
Pelatihan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini merupakan bagian dari Program Kerja Direktorat Bina Potensi Basarnas Tahun 2026. Fokus utamanya adalah membekali warga dengan pengetahuan dan keterampilan dasar pertolongan pertama, mulai dari penanganan perdarahan hingga teknik evakuasi korban.
Materi Pelatihan: Dari Penanganan Perdarahan hingga Bantuan Hidup Dasar
Kepala Unit Siaga SAR Brebes, Syaeful Anwar, S.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam rantai pertolongan darurat. “Keterlibatan warga sangat krusial untuk memberikan respons awal yang cepat, tepat, dan aman sebelum penanganan lebih lanjut dari tim SAR,” ujarnya.
Para peserta mendapatkan rangkaian materi yang komprehensif, meliputi:
· Pengenalan Perdarahan dan Syok: Peserta diajari mengenali tanda-tanda bahaya dan tindakan awal yang harus dilakukan.
· Pemindahan Korban: Teknik evakuasi darurat dan non-darurat dengan tetap mengutamakan keselamatan penolong dan korban.
· Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Resusitasi Jantung Paru (RJP): Kemampuan krusial untuk menangani korban henti napas atau henti jantung.
· Penanganan Cedera Alat Gerak: Stabilisasi dan pertolongan pertama pada cedera tulang atau sendi sebelum korban mendapatkan perawatan lanjutan.
· Pengenalan Medical First Responder (MFR): Peserta juga diperkenalkan dengan prinsip dasar MFR sebagai bekal menghadapi kondisi darurat di lingkungan sekitar.
Kolaborasi dengan Berbagai Pihak
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Dr. M. Abdullah, S.H, M.H., CLL., CHRMP., melalui sambutan video tersebut turut dihadiri oleh jajaran unsur muspika setempat. Hadir antara lain perwakilan Camat Bulakamba, Widodo, S.Ip., S.E., M.Si., Sekretaris Kecamatan, Serka Musmuliadi (mewakili Danramil), Aipda Dwi P. (mewakili Kapolsek), dan Lettu Dwi Budhi Christianto, S.H. selaku Danposal.
Sebanyak 14 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap diterjunkan sebagai panitia dan instruktur dalam pelatihan ini. Selain itu, Yuliani, M.M. dari Direktorat Bina Potensi Basarnas juga turut mendampingi jalannya kegiatan sebagai supervisor.
Harapan Basarnas: Tercipta Masyarakat Tanggap Bencana
Melalui kegiatan ini, Basarnas berharap masyarakat Kecamatan Bulakamba tidak hanya menjadi objek penerima bantuan, tetapi juga menjadi subjek yang tanggap dan mampu menjadi bagian dari potensi SAR. Dengan pengetahuan yang baru diperoleh, diharapkan mereka dapat memberikan pertolongan awal yang efektif, sehingga meningkatkan peluang selamat bagi korban sebelum tim SAR tiba di lokasi kejadian.
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Pewarta : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








