INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Ahli Hukum Pers sebut Hak Tolak Melekat pada Wartawan, Tak Bisa Dibongkar

Kamis, 22 Februari 2024

NASIONAL, indiebanyumas.com-Ahli hukum pers dan Kode Etik Jurnalistik, Wina Armada, mengatakan Aiman Witjaksono tak bisa mengungkapkan identitas narasumbernya selaku jurnalis. Sebab, narasumbernya bisa terancam.

“Sebagaimana saya katakan, hak tolak melekat pada wartawan saat dia menerima informasi, tak bisa dibongkar,” ujar Wina dalam persidangan praperadilan yang diajukan Aiman di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2024) dilansir iNews.

Pernyataan itu menanggapi pertanyaan pengacara Aiman terkait apakah hak tolak bakal terhapus saat wartawan mengambil cuti secara administratif untuk mengikuti pemilu.

Wina menegaskan, hak tolak tetap melekat pada wartawan meski sudah mengambil cuti atau bahkan ketika beralih profesi. Hak tolak itu melekat kepada wartawan selama seumur hidupnya.

“Misalnya kalau di pengadilan ada beberapa hakim mengatakan (informasi pada wartawan) di pengadilan ini ada korupsi, kemudian wartawannya itu mungkin sudah pensiun atau dia beralih profesi dan membongkar siapa yang memberikan (informasi), itu sangat berbahaya,” tuturnya.

“Di kalangan polisi pun demikian, karena kedekatan wartawan dengan polisi, banyak hal yang dikemukakan (polisi) yang tak mau disebut sumber kepolisiannya, kalau wartawan itu berhenti sebagai wartawan ataupun beralih profesi, maka apa yang menjadi kata dari narasumber itu, kalau diminta tuk tidak diungkap narasumbernya, maka berlaku sampai wartawannya mati,” jelas Wina.

Wina mengungkapkan, wartawan yang mengungkap identitas narasumbernya akan membahayakan si narasumber. Menurutnya, sang narasumber berpotensi mengalami hal yang tidak diinginkan.

“Beberapa pengalaman, ketika ada wartawan membocorkan (narasumbernya), maka keluarga yang memberikan informasi itu, ada yang dibunuh, ada yang bunuh diri, ada yang gantung diri, dan sebagainya,” kata Wina.

Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Komnas HAM Temukan Indikasi Pelanggaran Netralitas Aparat dalam Pemilu 2024, dari Kades Hingga PJ Gubernur

Selanjutnya

Pertamakali Dalam Sejarah, Perempuan Ikuti Festival Telanjang di Sebuah Kuil di Jepang

TERBARU

Samudra Hindia Selatan Nusakambangan Kembali Telan Korban, Pencarian Dihentikan Sementara

Samudra Hindia Selatan Nusakambangan Kembali Telan Korban, Pencarian Dihentikan Sementara

Sabtu, 11 April 2026

Orang Tua Santri Korban Kekerasan di Ponpes Diperiksa Polisi, Harap Ada Tanggung Jawab Pelaku

Upaya Mediasi Dugaan Pemerasan Penarikan Mobil di Banyumas Buntu

Sabtu, 11 April 2026

Pemerintah Tegaskan Indonesia Stabil: “Tidak Ada Chaos, Semua Terkendali”

Pemerintah Tegaskan Indonesia Stabil: “Tidak Ada Chaos, Semua Terkendali”

Sabtu, 11 April 2026

POPULER BULAN INI

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

Pertamakali Dalam Sejarah, Perempuan Ikuti Festival Telanjang di Sebuah Kuil di Jepang

Peringati Hari Jadi Banyumas ke 453, Budayawab NasSirun PurwOkartun Ajak Para Guru Mengenal Sejarah dan Keteladanan Leluhurnya

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com