INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Pantau Pemudik Lolos, Cilacap Optimalkan Jogo Tonggo

Selasa, 11 Mei 2021

Cilacap – Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mengoptimalkan peran Satgas Jogo Tonggo untuk memantau keberadaan pemudik yang berhasil lolos penyekatan hingga desa. Pemudik tetapi wajib rapid test dan isolasi mandiri, lima hari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, Farid Ma’ruf mengatakan Satgas Jogo Tonggo telah dibentuk hinggga tingkat RT di 284 desa dan kelurahan di Cilacap. Salah satu tugas jogo tonggo adalah memberi dukungan kepada pasien Covid-19 OTG yang menjalani isolasi mandiri.

“284 desa dan kelurahan itu kan sudah dipersiapkan karantina, di Balai Desa dan kelurahan,” kata Farid, Senin (10/5).

Mereka mensupport kebutuhan keluarga OTG, mulai dari obat-obatan hingga kebutuhan pokok yang dikirim dari luar. Dengan begitu, pasien Covid-19 tak perlu keluar rumah isolasi untuk mencukupi kebutuhan sendiri.

“Kita kan istilahnya ada Jogo Tonggo ya. Jogo Tonggo sudah disiapkan di masing-masing RT. Kalau nanti OTG-OTG itu ada nanti masing-masing desa. Tapi yang lebih efektif itu ya di masing-masing RT,” ujarnya.

Farid mengungkapkan, mendekati lebaran Idul Fitri 2021 ini, Jogo Tonggo memiliki tugas tambahan, yakni memantau keberadaan pemudik yang lolos dan masuk ke kampung. Pasalnya, kata Farid, tak mungkin penyekatan pemudik berhasil 100 persen dan pasti ada pemudik yang lolos.

“Efektif karena mereka berada di sana, bersama,” ucap Farid.

Farid Ma’ruf menambahkan, Satgas Jogo Tonggo efektif untuk memantau aktivitas warga skala mikro. Sebab, Satgas Jogo Tonggo terdiri masyarakat dalam struktur terkecil, yakni Rukun Tetangga (RT). Bahkan, dia menilai para OTG di Cilacap lebih optimal saat menjalani isolasi di tingkat RT, di rumahnya masing-masing, jika dibanding menjalani isolasi di karantina seperti sekolah atau balai desa.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tinjau Musala Rutan, Bupati Beri Suplemen Warga Binaan

Selanjutnya

Ngeri, Ditemukan Banyak Makanan Bermasalah di Banyumas Raya Selama Ramadan

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Seminar Thalasemia di RSUD Banyumas: Dorong Layanan Komprehensif Putus Mata Rantai Thalasemia Mayor

Seminar Thalasemia di RSUD Banyumas: Dorong Layanan Komprehensif Putus Mata Rantai Thalasemia Mayor

Sabtu, 16 Mei 2026

Rayakan 200 Tahun Tanah Umat, Klenteng Boen Tek Bio Banyumas Gelar Kirab Budaya Dihadiri Ribuan Penonton

Rayakan 200 Tahun Tanah Umat, Klenteng Boen Tek Bio Banyumas Gelar Kirab Budaya Dihadiri Ribuan Penonton

Sabtu, 16 Mei 2026

Mahasiswi Internasional FEB UMP Raih Penghargaan Public Speaking Internasional 2026

Mahasiswi Internasional FEB UMP Raih Penghargaan Public Speaking Internasional 2026

Sabtu, 16 Mei 2026

Selanjutnya

Ngeri, Ditemukan Banyak Makanan Bermasalah di Banyumas Raya Selama Ramadan

Rapid Antigen yang Dikarantina di GOR Semua Negatif, Rata-rata Perjalanan dari Jakarta

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com