INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Penderes di Cilongok Meninggal Usai Jatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 18 Meter, Begini Kronologinya

Rabu, 5 Mei 2021

Cilongok – Seorang penderes di Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon kelapa pada saat mengambil air nira, Selasa (4/5).

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman L Hakim melalui Kapolsek Cilongok, AKP Haryanto menjelaskan, awal mulai kejadian yang menimpa engan korban Subehi (35), warga Desa Langgongsari RT 6 RW 5 yakni. Sekitar pukul 06.00 WIB, korban melakukan aktivitas seperti biasanya mengambil air nira di pohon kelapa yang tidak jauh dari rumahnya.

Sekitar pukul 09.00 WIB, datang rekan korban yakni Taslim (43), warga Desa Langgongsari untuk ikut menderes di pohon kelapa. Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB, Radisno (48) yang merupakan teman korban melihat korban sedang memanjat pohon kelapa setinggi 18 meter. Alangkah terkejutnya, saat melihat korban yang hendak berpegangan dengan pelepah pohon pisang justru terjatuh dalam posisi miring. Mereka berdua kemudian langsung berusaha menolong korban, sembari meminta tolong warga lainnya. Mereka kemudian membawa korban ke Puskesmas 1 Cilongok.

“Namun, dari petugas puskesmas 1 Cilongok merujuk korban ke rumah sakit Ajibarang. Pada saat di perjalanan menuju Rumah Sakit Ajibarang nyawa korban sudah tidak dapat tertolong lagi. Atas kejadian tersebut warga Desa Langgongsari melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cilongok, ” ujar Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, korban diduga meninggal dunia akibat luka pada tubuh bagian pinggang sebelah kanan, dimana terdapat luka memar akibat jatuh.

“Diduga pada saat mengambil air nira di pohon kelapa yang pada saat itu pohon kelapa masih licin dan pelepahnya lepas,” kata dia.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat, terutama para penderes agar lebih berhati-hati saat memanjat pohon terlebih jika pohon dalam keadaan basah.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Bolehkah Takbiran dan Sholat Idul Fitri 2021 di Cilacap? Ini Penjelasan Bupati Tatto Suwarto Pamuji

Selanjutnya

Cegah Bencana, Tagana Kebumen Sosialisasi Kepada Pelaku dan Pengelola Wisata Pantai Menganti

TERBARU

Tangis Pecah di Ruang Sidang, Istri Terdakwa Tambang Pancurendang: “Kami Hanya Bekerja”

Tangis Pecah di Ruang Sidang, Istri Terdakwa Tambang Pancurendang: “Kami Hanya Bekerja”

Senin, 30 Maret 2026

Remaja Banjarnegara Korban Ombak Pantai Watu Bale Ditemukan Meninggal Dunia

Remaja Banjarnegara Korban Ombak Pantai Watu Bale Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 30 Maret 2026

Kita Ramai Bicara, Sedikit Membaca 

Administrasi yang Membunuh Diam-Diam

Senin, 30 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Cegah Bencana, Tagana Kebumen Sosialisasi Kepada Pelaku dan Pengelola Wisata Pantai Menganti

Masih Ada Jalur Tikus, Pemudik Tak Terpantau di Cilacap

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com