INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

NU Banyumas: Muncul ‘Kluster Tarawih’, Ibadah Ramadhan Jangan Kendor!

Senin, 3 Mei 2021

Purwokerto, indiebanyumas.com – Beberapa hari terakhir, Banyumas dibuat geger dengan munculnya ‘kluster tarawih’. Terindikasi ada dua titik kasus covid-19 yang diduga dipicu aktifitas tarawih masyarakat yang tidak dibarengi dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Ketua PCNU Banyumas, Sabar Munanto mengingatkan warga, munculnya kluster tarawih diharapkan tidak membuat ibadah kendor. Sebaliknya, memasuki 10 hari terakhir, frekuensi dan kualitas ibadah harus ditingkatkan.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Masyarakat muslim Banyumas, khususnya Nahdliyyin jangan kendor, hanya gara-gara ada geger kluster tarawih. Meningkatkan ibadah di 10 hari terakhir Ramadhan itu tuntunan Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Penegasan itu, kata Sabar disampaikan untuk mengimbangi ‘geger mower’ pemberitaan kluster tarawih. Dimana, terdapat gejala penurunan kualitas dan kuantitas ibadah di sejumlah titik. Ditambah, katanya, penetrasi informasi pemerintah daerah hingga desa khususnya soal covid-19.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Dalam pelaksanaan ibadah 10 hari terakhir bulan Ramadhan yang memang menjadi salah satu momen yang ditunggu Umat Muslim di seluruh dunia, tentunya harus diimbangi dengan pelaksanaan protokol kesehatan ketat. Diharuskan untuk jemaah yang sakit atau sedang merasa sakit untuk beribadah di rumah saja. Hal ini tentunya untuk mencegah penyebaran covid-19 dan terjadinya kluster lain yang tidak diinginkan.

Ketua PCNU Banyumas kembali mengingatkan warga untuk senantiasa menyikapi hal ini dengan tegas. Pelaksanaan protokol kesehatan dan panduan new normal harus senantiasa diamalkan, beriringan dengan pengamalan ibadah wajib dan ibadah sunnah pada bulan suci ini.

“Munculnya dugaan covid-19 justru menjadikan iman kita kuat. Berarti covid-19 ada dan harus kita sikapi. Caranya, tentu tiada lain dengan taat prokes. Panduan new normal juga saatnya diamalkan, bukan hanya sebagai pengetahuan,” tegas Sabar Munanto.

PCNU Banyumas, kata Sabar dari awal sudah menginformasikan kepada warganya, melalui struktur hingga ranting dan anak ranting (desa). Terutama sosialisasi penerapan protokol kesehatan (prokes) saat Ramadhan. Jauh sebelumnya, PCNU juga melakukan sosiasliasi dengan memasang ajakan prokes 5M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas yang disampaikan melalui bilboard dan digital campaign.

“Sebagai pelayan masyarakat, kami berharap pemerintah lebih mengutamakan edukasi dan pendampingan. Dan mengurangi produksi kebijakan atau pernyataan yang mendorong rasa was-was masyarakat,” harap Sabar.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pemerintah pusat ingatkan pemda buat peraturan PDRD ramah investasi

Selanjutnya

Razia Pemudik, TNI-Polri Hentikan Paksa Kendaraan dari Jabar-Jakarta di Pintu Masuk Cilacap

TERBARU

Gangguan KA Kamandaka, Efek Domino Terjadi: 3 Kereta Lain Ikut Terlambat

Gangguan KA Kamandaka, Efek Domino Terjadi: 3 Kereta Lain Ikut Terlambat

Jumat, 27 Maret 2026

Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan Mengapung di Sungai Karanganyar Kebumen

Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan Mengapung di Sungai Karanganyar Kebumen

Jumat, 27 Maret 2026

118 Kepala Sekolah di Banyumas Terima SK Mutasi, Bupati Sadewo: Jadi Pemimpin yang Inspiratif

118 Kepala Sekolah di Banyumas Terima SK Mutasi, Bupati Sadewo: Jadi Pemimpin yang Inspiratif

Jumat, 27 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Razia Pemudik, TNI-Polri Hentikan Paksa Kendaraan dari Jabar-Jakarta di Pintu Masuk Cilacap

Pembatik Purbalingga Kenalkan Batik Soedirman

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com