SEMARANG – Polda Jawa Tengah mengapresiasi masyarakat yang turut menjaga keamanan dan ketertiban selama konser Andrea Bocelli – Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia dan kegiatan penyampaian aspirasi di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (31/10/2026).
Kedua kegiatan tersebut berlangsung kondusif. Polda Jateng menilai kondisi ini mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menghormati perbedaan pandangan, menjaga toleransi, serta memberikan ruang bagi setiap pihak untuk menjalankan hak dan aktivitasnya.
Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. Yuliyanto mengatakan, situasi tersebut tidak lepas dari peran seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengunjung, wisatawan, peserta aksi, hingga warga sekitar kawasan Borobudur.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kami memahami bahwa setiap orang memiliki pandangan dan kepentingan yang berbeda. Namun, hari ini masyarakat telah menunjukkan bahwa perbedaan tersebut dapat disikapi dengan saling menghormati tanpa harus mengganggu hak maupun aktivitas orang lain,” ujar Yuliyanto.
Ia juga mengapresiasi peserta yang menyampaikan aspirasi secara tertib serta pengunjung dan wisatawan yang mengikuti arahan petugas. Menurutnya, setiap warga memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, menikmati kegiatan wisata, menjalankan aktivitas sehari-hari, dan mendapatkan rasa aman.
“Terima kasih kepada saudara-saudara yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib, kepada para pengunjung dan wisatawan yang mengikuti arahan petugas, serta masyarakat sekitar yang turut menjaga lingkungan tetap kondusif. Kami menyadari bahwa di balik kegiatan ini terdapat kepentingan dan aktivitas masyarakat yang beragam. Karena itu, sikap saling memahami dan menghormati menjadi hal yang sangat berarti,” lanjutnya.
Yuliyanto menegaskan, keberhasilan menjaga situasi kondusif bukan hanya berkat kesiapan personel pengamanan, tetapi juga kerja sama TNI, pemerintah daerah, pengelola kawasan Candi Borobudur, penyelenggara, dan masyarakat.
Selama kegiatan, personel gabungan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, serta komunikasi dialogis untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada seluruh pihak.
“Kami juga mengapresiasi seluruh personel gabungan yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan pendekatan humanis. Kehadiran Polri bukan untuk membatasi masyarakat dalam menjalankan haknya, melainkan memastikan setiap orang mendapatkan perlindungan dan dapat beraktivitas dengan aman. Ini merupakan tanggung jawab yang harus kami jalankan kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Yuliyanto mengajak masyarakat terus menjaga toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan. Ia berharap suasana damai tersebut tidak hanya terjaga selama konser dan penyampaian aspirasi, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Jawa Tengah.
“Perbedaan pandangan tidak seharusnya menjauhkan kita sebagai sesama anak bangsa. Mari terus menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan bersama-sama memelihara kondusivitas kamtibmas. Polda Jateng berkomitmen untuk selalu hadir melindungi hak dan keselamatan seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Pewarta : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








