BANYUMAS — Pemkab Banyumas melalui Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Kalitapen, Kecamatan Purwojati, Jumat (9/10/2026). Dua tangki air bersih dikirim untuk membantu warga yang terdampak musim kemarau.
Penyaluran itu merupakan bagian dari upaya Pemkab Banyumas memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama kemarau. Pemkab bersama pemangku kepentingan berupaya memastikan warga terdampak tetap mendapat pasokan air bersih.
85 Desa Terdampak
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas Dwi Irawan Sukma mengatakan dampak kekeringan terus meluas. Data terbaru menunjukkan 85 desa/kelurahan di 22 kecamatan terdampak, meningkat dari data awal Oktober yang mencatat 82 desa/kelurahan.
“Sudah hampir menyeluruh di wilayah Kabupaten Banyumas. Kami melakukan dropping setiap hari, dari pagi sampai pagi lagi,” ujar Irawan.
Kekeringan berdampak pada 22.162 kepala keluarga (KK) atau sekitar 76.425 jiwa. BPBD Banyumas terus mendistribusikan air ke wilayah terdampak.
6 Juta Liter Air Disalurkan
Hingga kini, lebih dari 6 juta liter air telah disalurkan kepada masyarakat terdampak dengan total 1.314 ritase. Dampak kekeringan juga dirasakan fasilitas pelayanan publik: 13 sekolah, tiga puskesmas, dan dua fasilitas umum lainnya.
Irawan menambahkan, musim kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga Februari mendatang seiring fenomena El Nino kuat. Karena itu, BPBD Banyumas bersiaga dan berkomitmen melanjutkan penanganan hingga kemarau berakhir.
“Ini merupakan musim El Nino Godzilla. Artinya, kemarau diperkirakan bisa berlangsung hingga Februari. Kami sudah siap siaga untuk terus melakukan penanganan sampai kemarau selesai,” tegasnya.
Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti mengatakan kekeringan menjadi persoalan rutin tahunan di sejumlah wilayah Banyumas. Pemerintah daerah akan terus memberikan bantuan selama kondisi itu berlangsung.
“Penyaluran air bersih ini akan terus kami lakukan untuk membantu masyarakat sampai musim kemarau selesai,” tuturnya.
Lintarti juga mengimbau warga menggunakan air secara bijak dan menghemat persediaan, terutama untuk kebutuhan pokok dan mendesak.
“Hemat air dan gunakanlah air untuk hal-hal yang penting dan wajib,” pesannya.
Pemkab Banyumas berharap penyaluran bantuan air bersih secara berkelanjutan dapat meringankan beban masyarakat dan memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau.
Pewarta: Alri Johan
Editor : Angga Saputra







