Warga RW 01 Karangtengah, Cilongok, Banyumas, turut merasakan kebanggaan atas perjalanan dan prestasi Pak Sudir, sosok yang dipercaya menjadi bagian dari tim masseur Tim Nasional (Timnas) Indonesia.
Namun, perjalanan Pak Sudir bersama Timnas Indonesia bukanlah hal baru. Pria yang akrab disapa Pak Sudir ini mulai bergabung sebagai masseur atau tukang pijat Timnas Indonesia sekitar tahun 1998. Ia merupakan lulusan IKIP Jakarta tahun 1985 dari Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan (FPOK).
25 Tahun Mengabdi untuk Timnas
Nama lengkapnya Sudir Wirio Utomo. Ia mengaku telah bekerja di Timnas Indonesia selama sekitar 25 tahun.
“Saya bekerja di Timnas sudah terlalu lama ya, mungkin 25 tahun. Tugas saya membantu kegiatan medis, khususnya dokter, kaitannya dengan penampilan pemain. Bagaimana kita menyiapkan seorang atlet untuk suatu pertandingan, selesai pertandingan kemudian bagaimana pemeliharaan setelah pertandingan, intinya seperti itu,” kata Sudir, dikutip dari akun YouTube Timnas Indonesia.
Jam terbangnya yang tinggi di bidang sports massage membuat analisanya begitu tajam. Tak heran, ia telah mendampingi berbagai era pelatih Timnas Indonesia, mulai dari Nandar Iskandar, Benny Dollo, Peter Withe, hingga era modern. Kini, ia dikenal sebagai masseur senior yang setia mendampingi berbagai generasi pemain Timnas Indonesia.
Rekam Jejak Prestasi
Pada 2023, Pak Sudir menjadi bagian dari tim Timnas Indonesia yang berhasil meraih medali emas cabang sepak bola pada ajang SEA Games 2023 di Kamboja.
Prestasi kembali ditorehkan pada 2026. Pak Sudir kembali dipercaya mendampingi Timnas Indonesia hingga berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Dari Karangtengah ke Panggung Internasional
Perjalanan Pak Sudir dari Karangtengah hingga ke panggung sepak bola internasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga setempat. Dedikasi dan kiprahnya dianggap sebagai inspirasi bagi generasi muda Karangtengah.
“Selamat dan sukses untuk Bapak Sudir. Semoga terus memberikan kontribusi terbaik bagi Timnas Indonesia dan menginspirasi generasi muda Karangtengah,” ujar warga. (Redaksi)






