BANYUMAS — Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama BAZNAS dan OJK Purwokerto menggelar sosialisasi Implementasi Program TRILAS Bupati Banyumas, edukasi literasi keuangan, serta penyerahan bantuan produktif di wilayah perbatasan Banyumas dan Cilacap, tepatnya di Desa Adisana, Kecamatan Kebasen, Banyumas, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 warga ini menjadi wujud nyata sinergi lintas lembaga dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman tata kelola keuangan yang aman.
Asisten Pemerintahan dan Kesra (Aspem) Sekda Kabupaten Banyumas Drs. H. Nungki Harry Rachmat, M.Si. mewakili Bupati Banyumas berpesan agar berbagai bantuan yang disalurkan tidak dipandang sebagai bantuan sesaat, melainkan stimulan untuk menggerakkan usaha produktif warga secara berkelanjutan.
“Bantuan ini hendaknya dipelihara dan dikelola bersama agar memberikan dampak ekonomi nyata. Selain itu, pemahaman literasi keuangan sangat penting agar masyarakat bijak dalam menabung, mengelola pendapatan, serta terhindar dari jeratan investasi maupun pinjaman online ilegal,” ujar Nungki.
Senada dengan hal tersebut, Kakesbangpol Banyumas Eko Heru Surono menekankan pentingnya membangun kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan, yang juga harus diimbangi dengan upaya menjaga kondusivitas dan semangat gotong royong.
Kepala Desa Adisana, Paidi, turut menyampaikan apresiasi dan komitmen desanya dalam mengawal pemanfaatan bantuan tersebut.
“Kami pastikan warga siap merawat dan mengembangkan bantuan ini. Edukasi keuangan dari OJK juga sangat membantu warga kami agar semakin cerdas dan aman dalam mengelola keuangan,” ungkap Paidi.
Adapun penyerahan bantuan yang dilakukan secara simbolis meliputi sektor pertanian dan perikanan berupa Kelapa Genjah, Ayam Elba, dan 1.000 ekor Bibit Gurame. Selain itu, diserahkan pula Bantuan Madrasah Layak Belajar senilai Rp25.000.000 serta Bantuan Ekonomi Produktif senilai Rp10.000.000.
Bantuan itu diharapkan mampu melahirkan kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara jangka panjang di wilayah perbatasan Kabupaten Banyumas. (Redaksi)






