Banyumas Rock Community (BRC) menggelar Rock Camp 2026 di kawasan Embung Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, Sabtu-Minggu (19-20/9/2026).
Rangkaian kegiatan dijadwalkan mulai berlangsung Sabtu (19/9) pukul 15.00 WIB, dengan penampilan sejumlah band, termasuk Moonlight dan musisi lainnya.
Rock Camp 2026 menjadi bagian dari perayaan perjalanan 20 tahun ekosistem musik rock Banyumas. Selama dua hari, kegiatan tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menjadi ruang berkumpul, berkolaborasi, dan memperkuat jejaring antarmusisi serta komunitas.
Ketua BRC, Junaedi Darmawan, yang akrab disapa Wawan, mengatakan Rock Camp diarahkan untuk memperkenalkan potensi musik rock Banyumas secara lebih luas sekaligus memperkuat BRC sebagai wadah bagi pelaku dan penikmat musik rock.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara musisi, pelaku industri musik, komunitas, dan penggemar musik rock dari berbagai kalangan.
“Rock Camp juga menjadi ajang silaturahmi antara musisi, pelaku industri musik, serta penggemar musik rock. Dengan konsep yang dikemas dalam beragam aktivitas hiburan, acara ini diharapkan dapat dinikmati lintas kalangan,” ujar Wawan.
Kolaborasi Lintas Generasi
Rock Camp 2026 mengusung semangat kolaborasi lintas generasi. BRC ingin mempertemukan pengalaman para pelaku dan pendiri komunitas dengan kreativitas serta talenta generasi muda.
Wawan mengatakan regenerasi menjadi salah satu perhatian dalam perjalanan BRC. Karena itu, Rock Camp tidak hanya ditempatkan sebagai agenda pertunjukan musik, tetapi juga ruang bertukar pengalaman dan membangun jejaring.
Sejumlah kegiatan disiapkan dalam rangkaian Rock Camp, mulai dari Mancing NgeRock, Open Regist Band, talkshow dan workshop musik, layar tancap, area lounge, hingga pertunjukan Rockronologis.
Rockronologis menjadi salah satu agenda yang membawa konsep perjalanan musik rock dari berbagai era melalui repertoar, gaya panggung, dan tata visual. Pertunjukan tersebut melibatkan kolaborasi lintas pihak dengan SERAT DJIVVA sebagai eksekutor.
Api Unggun dan 20 Tumpeng
Selain pertunjukan musik, suasana malam Rock Camp akan diwarnai prosesi penyalaan api unggun.
Panggung juga akan diisi penampilan musik kontemporer SERAT DJIVVA featuring Rianto Lengger, yang memadukan unsur musik rock dengan tradisi.
Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan 20 tahun BRC. Sebanyak 20 tumpeng disiapkan sebagai simbol perjalanan dua dekade komunitas musik rock tersebut.
Setelah prosesi pemotongan tumpeng, 19 tumpeng mini secara simbolik akan dibagikan kepada perwakilan komunitas yang hadir.
BRC berharap Rock Camp 2026 dapat menjadi ruang pertemuan bagi berbagai generasi dan komunitas, sekaligus ikut menjaga keberlangsungan ekosistem musik rock di Banyumas.
Dua hari, satu embung, dua puluh tahun perjalanan, dan panggung musik yang kembali mempertemukan para pelaku serta penikmat rock Banyumas.
Agenda hari pertama Rock Camp 2026 dimulai sore ini pukul 15.00 WIB di Embung Karangnangka, Kedungbanteng.
Angga Saputra







