PURWOKERTO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto menggelar inspeksi mendadak (sidak) gabungan di kamar hunian bersama TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kamis (17/9). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen memperketat keamanan sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang terlarang di lingkungan lapas.
Kegiatan yang mengacu pada Nota Dinas Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto Nomor WP.13.PAS.12-PK.09.02-001 tentang Undangan Penggeledahan Malam tertanggal 15 September 2026 ini diawali dengan pengarahan dari Kalapas Purwokerto, Winarso, kepada seluruh personel yang terlibat.

Dalam arahannya, Winarso menekankan pentingnya pelaksanaan penggeledahan secara tertib, menyeluruh, dan sesuai ketentuan. Usai pengarahan, tim gabungan langsung menyisir kamar hunian di Blok T3, T5, dan T7.
“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Kami berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara berkala serta memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, dan BNN,” ujar Winarso.
Tak berhenti di penggeledahan, tim gabungan juga melakukan tes urine secara acak terhadap warga binaan maupun petugas lapas. Tes ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika.
“Kami tidak hanya melakukan pengawasan terhadap warga binaan, tetapi juga memastikan jajaran petugas memiliki komitmen yang sama dalam menjaga lapas tetap aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika,” tambahnya.
Operasi yang berlangsung pukul 19.00 hingga 20.45 WIB ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Dari hasil sidak gabungan, tidak ditemukan barang-barang yang melebihi batas toleransi.
“Hasil penggeledahan malam ini menunjukkan kondisi yang kondusif. Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan membangun sinergi dengan aparat penegak hukum sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan kondusif,” pungkas Winarso.
Pewarta : Yoga Cokro
Editor : Angga Saputra








