PURWOKERTO — Prestasi membanggakan datang dari kampus UIN Saizu Purwokerto. Ngindana Aghists Zulfa, mahasiswa semester 3 Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa), berhasil menyabet penghargaan kategori Duta Baca dalam Gerakan Budaya Gemar Membaca Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.
Ngindana bukan sekadar mahasiswa biasa. Ia dinilai aktif berkontribusi dalam menggerakkan budaya literasi dan minat baca masyarakat. Penghargaan ini menjadi bukti dedikasinya dalam mendorong budaya literasi, khususnya di kalangan generasi muda.
Berdasarkan piagam penghargaan yang diterbitkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, penghargaan kategori Duta Baca diberikan kepada Ngindana Aghists Zulfa dari Kabupaten Banyumas. Piagam itu ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 188.332.1/2/7/B Tahun 2026 tentang Pemenang Lomba Bidang Perpustakaan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.
Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, didampingi Bunda Literasi Jawa Tengah, di sela kegiatan Festival Literasi Jawa Tengah 2026 di Semarang, Jumat (11/9/2026).
Literasi Bukan Sekadar Membaca
Ngindana menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan dorongan untuk terus menggerakkan literasi di lingkungan masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk tidak berhenti bergerak. Literasi bukan sekadar membaca buku, tetapi tentang membangun daya kritis dan kebermanfaatan bagi lingkungan,” ujar Ngindana.
Ia menilai budaya literasi berperan penting dalam membentuk generasi yang mampu berpikir kritis dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Karena itu, gerakan membaca perlu dikembangkan melalui berbagai pendekatan yang dekat dengan kehidupan anak muda.
Predikat Duta Baca Jawa Tengah menjadi ruang bagi Ngindana untuk terus berkontribusi mengampanyekan pentingnya membaca sekaligus memperluas manfaat literasi di masyarakat.
Apresiasi Pemerintah
Penghargaan Gerakan Budaya Gemar Membaca Tingkat Provinsi Jawa Tengah juga menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap individu yang dinilai aktif membangun budaya membaca dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Bagi UIN Saizu, capaian Ngindana menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kesempatan luas untuk mengembangkan potensi sekaligus berkontribusi di luar ruang akademik. Prestasi tersebut turut memperkuat peran mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda penggerak perubahan di tengah masyarakat.
Capaian ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa UIN Saizu Purwokerto lainnya untuk terus berprestasi, aktif dalam kegiatan sosial, serta mengambil peran dalam penguatan budaya literasi di tingkat daerah maupun nasional.
Pewarta: Alri Johan
Editor : Angga Saputra








