PEKALONGAN – Kontingen UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto langsung menorehkan prestasi pada hari pertama Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah PTKIN se-Jawa dan Madura (PORSI JAWARA II) Tahun 2026. Pasangan Ganda Putra UIN Saizu, Adi Manuntun Pratama dan Al Tozi Tri Pamungkas, berhasil meraih Juara II cabang olahraga Pencak Silat.
Pertandingan Pencak Silat yang digelar di Lapangan Badminton Lantai 1 Fakultas Syariah (FASYA) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Kamis (10/9/2026), berlangsung sengit. Babak penyisihan hingga penentuan juara pada kategori Tunggal Putra, Tunggal Putri, Ganda Putra, dan Ganda Putri diikuti ratusan pesilat mahasiswa dari berbagai PTKIN se-Jawa dan Madura.
UIN Saizu mengirimkan tiga nomor, yakni Tunggal Putra, Tunggal Putri, dan Ganda Putra. Dukungan official dan kontingen turut membakar semangat para atlet yang membawa nama kampus.
Adi dan Al Tozi meraih Juara II dengan skor 9,755 dan durasi penampilan 2 menit 59 detik. Juara I diraih pasangan I’tirof Fadhli Nur Fauzan dan Muhammad Za’im Ulhaq dari UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dengan skor 9,78 dan durasi 3 menit 2 detik. Adapun Juara III ditempati pasangan Muhammad Irwansyah dan Nafis Jauhar Robbani dari UIN Walisongo Semarang.
Kepada awak media, Adi dan Al Tozi mengungkapkan bahwa hasil tersebut merupakan buah persiapan lebih dari dua bulan. Keduanya merupakan anggota perguruan silat Tapak Suci dan rutin berlatih di dalam maupun luar kampus.
“Latihan kita itu sekitar dua bulan lebih. Selain latihan gerakan, yang jelas fisik juga. Fisik, otot, kita digembleng,” ujar keduanya.
Menurut mereka, persiapan tidak hanya mengandalkan latihan teknik dan fisik, tetapi juga dibarengi usaha serta doa. “Kita dengan moto, dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat,” ungkapnya.
Adi dan Al Tozi mengakui sempat gugup sebelum bertanding. Namun, rasa nervous itu berhasil mereka kendalikan dengan mengingat tanggung jawab membawa nama almamater.
“Awalnya sih kita nervous. Itu umum lah ya kalau nervous. Cuma di hati kita, kita itu lagi bawa nama baik UIN Saizu. Kita yang penting tampil maksimal, hasil mengikuti,” tuturnya.
Meski meraih Juara II, keduanya mengaku belum sepenuhnya puas. Kendati demikian, mereka bersyukur telah memberikan penampilan terbaik.
Perjuangan Adi dan Al Tozi didampingi pelatih Rajabena Khafidz Akbar serta dosen pendamping Dr. Novan Ardy Wiyani. Kehadiran keduanya menjadi bagian penting dalam memberikan arahan, dukungan, dan pendampingan selama rangkaian pertandingan.
Ketua Kontingen UIN Saizu, Dr. Alief Budiyono, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, Juara II menjadi hasil positif bagi kontingen UIN Saizu pada hari pertama pertandingan.
Ia berharap prestasi itu memantik semangat atlet UIN Saizu yang masih bertanding di cabang olahraga, seni, dan ilmiah lainnya. Kontingen UIN Saizu diharapkan terus tampil terbaik dan menambah perolehan prestasi selama PORSI JAWARA II 2026.
PORSI JAWARA II Tahun 2026 berlangsung di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada 9–13 September 2026. Ajang ini mempertemukan mahasiswa PTKIN se-Jawa dan Madura dalam berbagai cabang olahraga, seni, dan ilmiah dengan semangat kompetisi, sportivitas, dan persaudaraan.
Pewarta : Alri Johan
Editor : Angga Saputra






