POLITIK — Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menginstruksikan seluruh kader dan anggota partai untuk bergotong royong bersama pemerintah dalam penanganan bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.
Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, di Medan, Senin (7/9/2026).
“Keadaan tersebut membutuhkan kondisi politik yang sejuk, dan mengharuskan seluruh anak bangsa guyub dan bergotong royong,” ujar Rapidin dikutip dari viva.co.id.
Instruksi Lengkap untuk Seluruh Kader
Rapidin menjelaskan, instruksi Megawati mencakup seluruh jajaran partai, mulai dari kader, anggota DPR RI, DPRD provinsi/kabupaten/kota, hingga kepala daerah seperti gubernur, bupati, dan wali kota.
“Ketua Umum DPP PDI Perjuangan menginstruksikan seluruh kader agar melakukan aksi cepat tanggap dengan mengerahkan relawan kesehatan, membuka dapur umum, dan melakukan mitigasi di daerah bencana,” kata Rapidin.
Ia mengajak seluruh struktur partai dari tingkat pusat hingga daerah untuk membangun solidaritas gotong royong dan menyalurkan bantuan kemanusiaan.
“Meminta seluruh kader selalu hadir di tengah masyarakat dalam kondisi susah maupun senang, atau menangis dan tertawa bersama rakyat,” tuturnya.
Perhatian Khusus untuk Tapanuli Tengah
Rapidin juga menyampaikan instruksi khusus dari Megawati kepada Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu. Ia meminta Masinton tetap fokus pada tugas pemulihan Tapteng pasca-bencana.
“Saya juga menginstruksikan kepada seluruh kader PDI Perjuangan di Tapteng untuk membantu Masinton dalam tugas pemulihan Tapteng,” sebut Rapidin.
Jaga Stabilitas, Jangan Ciptakan Kegaduhan
Rapidin menegaskan bahwa dalam situasi darurat bencana, PDI Perjuangan tidak akan memulai kegaduhan politik, sekalipun sumber daya partai cukup untuk melakukannya.
“Dalam situasi bangsa Indonesia menghadapi berbagai bencana alam, PDI Perjuangan tidak akan memulai kegaduhan politik,” tegas anggota DPR RI ini.
Politik Sejuk di Tengah Bencana
Rapidin menjelaskan, instruksi untuk memelihara komunikasi politik dengan kepala daerah dari partai lain ini bertujuan menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.
“Sepanjang walikota bekerja untuk rakyat harus didukung dan dijaga,” ujarnya.
Bahkan, jika ada gerakan politik pemakzulan terhadap kepala daerah, PDI Perjuangan dilarang terlibat.
“PDI Perjuangan tidak boleh terlibat dalam gerakan politik yang mengganggu walikota dalam menjalankan tugasnya. Bahkan jika ada gerakan politik pemakzulan, PDI Perjuangan tidak boleh terlibat,” tegas Rapidin.
Solidaritas di Atas Politik Praktis
Instruksi Megawati ini menunjukkan sikap partai yang mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan politik praktis, terutama di saat bangsa Indonesia sedang berduka menghadapi bencana.
Dengan semangat gotong royong, PDI Perjuangan berharap dapat mempercepat penanganan bencana dan membantu pemulihan daerah-daerah terdampak.
Tim Redaksi







