KEBUMEN –Hari pertama operasi pencarian Darwaji (55 tahun), warga Desa Gondanglegi, Ambal, Kebumen, yang dilaporkan tenggelam di Pantai Entak, belum membuahkan hasil. Hingga pukul 17.00 WIB, tim gabungan masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan nelayan tersebut.
Korban terakhir diketahui melaut untuk menjaring ikan pada Rabu (2/9/2026) pukul 16.00 WIB. Namun hingga tengah malam, Darwaji tak kunjung pulang. Keluarga yang cemas kemudian mendatangi lokasi dan hanya menemukan sepeda motor serta sandal milik korban di sekitar pantai.
Laporan Hilang Diterima Kamis Pagi
Kepala Keluarga (KK) tersebut dilaporkan hilang terseret arus di perairan Pantai Entak, Kecamatan Ambal. Pihak keluarga melalui anak korban, Luki, kemudian melaporkan kejadian itu kepada warga dan Pemerintah Desa untuk ditindaklanjuti.
Tim Rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap melalui Unit Siaga SAR (USS) Kebumen bergerak cepat setelah menerima laporan resmi dari Pusdalops BPBD Kebumen pada pukul 09.52 WIB. Satu regu penyelamat diberangkatkan pukul 10.07 WIB dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10.41 WIB.
Fokus Penyisiran di Sekitar Lokasi Kejadian
Begitu tiba, tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang telah berada di Pantai Entak. Pencarian hari pertama difokuskan pada penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan area perairan yang diduga menjadi titik keberadaan korban.
“Pencarian hari pertama difokuskan pada penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan area perairan yang diduga menjadi titik keberadaan korban,” ujar Koordinator USS Kebumen, Rowidin, S.Sos.
Namun, hingga sore hari, tidak ada tanda-tanda keberadaan Darwaji. Operasi pencarian pun dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada Jumat (4/9) besok.
Puluhan Personel Dikerahkan dalam Operasi Gabungan
Dalam operasi pencarian ini, tim gabungan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya:
· Basarnas Cilacap (USS Kebumen)
· BPBD Kebumen
· PRB Ambal
· Bagana Ambal
· SAR MTA
· SAR Tunas
· Tim Siluman Purworejo
· Keluarga dan warga sekitar
Basarnas Cilacap memastikan koordinasi dengan seluruh unsur SAR akan terus berjalan. Pencarian akan dilakukan secara maksimal hingga korban berhasil ditemukan.
Pewarta : Alri Johan
Editor : Angga Saputra







