BREBES – Musibah tragis terjadi di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, saat sebuah bangunan tua bernama Gedung Hogwa ambruk dan menimpa tiga rumah warga pada Minggu (30/8/2026) pagi. Tiga orang dilaporkan tewas dalam kejadian nahas tersebut.
Peristiwa bermula sekitar pukul 05.30 WIB ketika bangunan kuno itu tiba-tiba roboh tanpa peringatan. Material reruntuhan menutup akses jalan dan menghantam rumah milik Sariman (42), Narto (46), dan Imam (38) yang berada di sekitar lokasi.
Unit Siaga SAR Brebes menerima laporan dari BPBD Brebes pada pukul 09.23 WIB dan langsung menggerakkan tim rescue tujuh menit kemudian. Tim tiba di lokasi yang berjarak 67,8 kilometer itu pada pukul 10.59 WIB dan segera melakukan koordinasi dengan berbagai unsur terkait.
“Begitu menerima informasi, satu tim rescue langsung kami berangkatkan. Setibanya di lokasi, tim melakukan assessment dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk pencarian serta evakuasi korban yang diduga masih tertimpa material,” ujar M Abdullah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap.
Dua korban pertama yang berhasil dievakuasi adalah Kinarian Yusfina (8) dan Kinara Nafasya Jeslyn (4), keduanya anak dari Sariman. Kedua bocah malang itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke RSUD Bumiayu.
Tim SAR gabungan yang melibatkan berbagai instansi terus melakukan penyisiran dan pembukaan akses di antara tumpukan reruntuhan. Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 13.40 WIB ketika tim menemukan korban ketiga, Kajat (83), juga dalam kondisi tidak bernyawa di koordinat 7°14’52.6″S 109°00’29.9″E. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bumiayu.
Ketiga korban jiwa merupakan warga Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu. Dengan ditemukannya korban terakhir, total korban meninggal dunia dalam peristiwa ini mencapai tiga orang.

Dalam operasi penyelamatan, tim mengerahkan satu unit Rescue Car Compartment, satu unit excavator PUPR Brebes, satu set peralatan ekstrikasi, perlengkapan medis, dan tiga set alat komunikasi. Cuaca selama proses evakuasi terpantau berawan.
Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 15.30 WIB setelah seluruh proses pencarian dan evakuasi dinyatakan selesai. Tidak ada lagi laporan korban yang masih dalam pencarian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, relawan, serta masyarakat yang telah membantu selama proses penanganan,” tutup Syaeful Anwar, menandai berakhirnya operasi pencarian.
Kronologi Kejadian
· 05.30 WIB: Gedung Hogwa ambruk menimpa 3 rumah warga
· 09.23 WIB: Unit Siaga SAR Brebes menerima laporan dari BPBD
· 09.30 WIB: Tim rescue diberangkatkan
· 10.59 WIB: Tim tiba di lokasi kejadian
· 13.40 WIB: Korban ketiga ditemukan
· 15.30 WIB: Operasi SAR resmi ditutup
Daftar Korban Meninggal
1. Kinarian Yusfina (8), warga Dukuhturi
2. Kinara Nafasya Jeslyn (4), warga Dukuhturi
3. Kajat (83), warga Dukuhturi
Personel tim SAR gabungan dari Kantor SAR Cilacap, BPBD Brebes, dan unsur lainnya bekerja keras mengevakuasi korban tertimpa material reruntuhan Gedung Hogwa di Bumiayu, Brebes, Minggu (30/8/2026).
Pewarta: Alri Johan
Editor : Angga Saputra







