PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas memastikan layanan Bus Trans Banyumas tetap beroperasi hingga akhir Desember 2026. Kepastian ini menyusul dialihkannya anggaran operasional dari APBN ke APBD serta proses evaluasi menyeluruh yang tengah dilakukan.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan komitmennya untuk menjaga kelangsungan transportasi publik yang telah menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat. Meskipun subsidi dari pemerintah pusat melalui skema Buy The Service (BTS) dihentikan, Pemkab telah menyiapkan anggaran alternatif.
“Saya pastikan Trans Banyumas tidak akan berhenti di Banyumas. Meskipun APBN-nya tidak turun, saya sudah perintahkan kepada Sekda dan BKAD untuk mengambil anggaran yang lainnya,” tegas Sadewo, beberapa waktu lalu.
Untuk memastikan operasional hingga akhir tahun, pemerintah daerah mengalokasikan dana hampir Rp14 miliar dari APBD . Anggaran ini merupakan hasil efisiensi di berbagai sektor, termasuk pemotongan anggaran perjalanan dinas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) . Bupati meminta seluruh jajaran memahami kebijakan ini demi kepentingan pelayanan publik .
Sebelumnya, sempat beredar isu penghentian operasional karena keterbatasan dana. Pasalnya, APBD hanya mampu menopang biaya operasional hingga 28 Agustus 2026 . Dengan kebutuhan operasional mencapai Rp3,3 miliar per bulan, dibutuhkan tambahan sekitar Rp15 miliar untuk menutup defisit hingga Desember .
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Omar Udayana menyatakan bahwa Trans Banyumas merupakan salah satu layanan BTS terbaik di Indonesia dengan tingkat keterisian penumpang yang tinggi . Untuk mengurangi ketergantungan pada subsidi, pemkab berencana mengoptimalkan pendapatan non-tarif, salah satunya melalui pemasangan iklan pada bodi bus .
Pemerintah Kabupaten Banyumas menyampaikan permohonan maaf atas kondisi yang sempat menimbulkan keresahan di masyarakat. Selama masa evaluasi, pengguna jasa dihimbau untuk menggunakan moda transportasi alternatif. Informasi lebih lanjut mengenai rencana pengoperasian kembali akan disampaikan melalui kanal resmi pemkab.
Penulis: Alri Johan
Editor : Angga Saputra







