BANYUMAS– KPU Kabupaten Banyumas melakukan kunjungan ke Gedung Muhammadiyah Banyumas di Jalan Dr. Angka, Purwokerto, pada Kamis (13/8/2026), untuk membahas rencana kerja sama kelembagaan dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas.
Langkah ini didasari oleh luasnya jaringan Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas, yang tersebar di 29 cabang tingkat kecamatan dan 280 ranting tingkat desa/kelurahan. Di bidang pendidikan, Muhammadiyah mengelola 10 sekolah menengah atas, 24 sekolah menengah pertama, Pondok Pesantren Modern Zamzam, serta Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).
Selain itu, Muhammadiyah juga memiliki dua sekolah luar biasa dan sebuah pondok rehabilitasi bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang.
Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah, atau akrab disapa Ophi, menyampaikan bahwa hubungan kelembagaan antara KPU dan Muhammadiyah selama ini telah terjalin dengan baik. Hal itu ditunjukkan melalui partisipasi warga Muhammadiyah sebagai penyelenggara Pemilu maupun pemilih aktif.
“Secara insidental, KPU Kabupaten Banyumas juga telah beberapa kali berkolaborasi dengan Muhammadiyah dalam berbagai kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Kerja sama tersebut telah berjalan dengan baik, namun perlu ditingkatkan melalui perjanjian kerja sama agar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujar Ophi.
Kunjungan KPU Banyumas diterima langsung oleh jajaran PDM Banyumas, yakni Ketua M. Djohar, Wakil Ketua Mukhzin Assyafik, dan Sekretaris M. Aminudin. Hadir pula dari KPU, Anggota Sufi Sahlan Ramadhan dan Sidiq Fathoni.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Banyumas M. Djohar menyambut baik maksud baik KPU dan menyatakan kesiapan Muhammadiyah untuk turut menyukseskan Pemilu mendatang.
“Kesuksesan Pemilu merupakan hal yang sangat penting. Muhammadiyah sudah terbiasa turut menyukseskan program-program yang diselenggarakan pemerintah, termasuk dalam penyelenggaraan Pemilu,” papar Djohar.
Pada pertemuan tersebut, KPU Kabupaten Banyumas menyerahkan draf perjanjian kerja sama kepada PDM Banyumas untuk ditinjau. Setelah melalui proses penelaahan oleh kedua pihak, draf akan disampaikan secara berjenjang kepada KPU untuk diverifikasi.
Perjanjian kerja sama tersebut ditargetkan dapat ditandatangani pada rapat koordinasi triwulanan Muhammadiyah yang dijadwalkan pada September 2026 dan dihadiri seluruh pimpinan cabang dan ranting se-Kabupaten Banyumas. Jika terdapat kendala, penandatanganan diharapkan dapat dilakukan bertepatan dengan peringatan Milad Muhammadiyah pada November mendatang.
Melalui kerja sama ini, KPU Banyumas berharap jejaring kepemiluan semakin kuat sekaligus mempererat kemitraan antara KPU dan Muhammadiyah dalam menyukseskan Pemilu ke depan.
Pewarta : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








