NASIONAL– Memasuki fase kepulangan haji 1447 H/2026 M, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau seluruh jemaah Indonesia untuk menjaga paspor dengan ketat. Dokumen ini menjadi syarat mutlak agar proses pemulangan dari Arab Saudi ke Tanah Air tidak terganggu.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa paspor yang hilang bisa menghambat kepulangan dan membutuhkan pengurusan administrasi tambahan.
“Simpan paspor di tempat aman, mudah dijangkau, dan selalu dalam pengawasan. Jika hilang, segera laporkan ke ketua kloter atau petugas haji,” ujar Ichsan di Makkah, Kamis (4/6/2026) dikutip dari laman Kemenhaj.
Data Kepulangan per Hari ke-2
Hingga hari kedua fase kepulangan, tercatat:
· 44 kloter (17.445 jemaah & petugas) diberangkatkan dari Arab Saudi.
· 38 kloter (15.086 orang) telah tiba di Indonesia.
· Jemaah haji khusus: 7.547 orang (7.201 jemaah + 346 petugas) telah kembali.
Distribusi Daging Dam Tepat Sasaran
Selain urusan kepulangan, Kemenhaj juga memastikan pengelolaan dam hadyu berjalan syariat, transparan, dan akuntabel. Per 2 Juni 2026, total dam jemaah Indonesia mencapai 195.326, terdiri dari:
· Pembayaran melalui Adahi: 135.367
· Pembayaran dam di Indonesia: 53.506
· Puasa: 6.453
· Manasik ifrad: 4.084 orang
Sebagai wujud nilai kemanusiaan, daging dam jemaah haji Indonesia telah diserahkan secara simbolis kepada Konsul Jenderal Palestina di Jeddah untuk masyarakat yang membutuhkan.
“Pengelolaan dam wajib melalui jalur resmi, tertib, dan akuntabel. Ini tidak hanya memenuhi kewajiban ibadah, tapi juga manfaatnya dirasakan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambah Ichsan.
Aturan Bagasi & Air Zamzam
Kemenhaj mengingatkan kembali ketentuan bagasi penerbangan:
· Tas paspor, 1 koper kabin (maks. 7 kg), 1 koper bagasi (maks. 32 kg).
· Air zamzam dilarang masuk koper baik kabin maupun bagasi.
· Setiap jemaah akan mendapat 5 liter air zamzam resmi di debarkasi setelah tiba di Tanah Air.
“Larangan ini berlaku untuk semua jemaah tanpa kecuali. Memasukkan zamzam ke koper bisa menghambat pemeriksaan dan distribusi bagasi,” tegas Ichsan.
Layanan Transportasi & Imbauan Kesehatan
Bus Shalawat kembali beroperasi dengan 25 rute dan 408 armada. Selama operasional haji tahun ini, layanan ini telah mencatatkan 8.171 perjalanan.
Kemenhaj juga mengimbau jemaah yang masih di Tanah Suci untuk tetap menjaga kesehatan, mengingat suhu udara di Makkah masih cukup tinggi.
Penulis : Alri Johan
Editor Angga Saputra






