INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

MUI Banyumas Tindaklanjuti Dugaan Sekte Sesat di Purwokerto

MUI Banyumas Tindaklanjuti Dugaan Sekte Sesat di Purwokerto

Pengurus MUI Kabupaten Banyumas rapat di kantor MUI, Senin (27/04/2026). (Foto : istimewa)

Selasa, 28 April 2026

FOKUS UTAMA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas menggelar rapat pengurus, Senin (27/04/2026), menyusul mencuatnya dugaan sekte sesat di wilayah Arcawinangun, Purwokerto Timur.

Ketua MUI Banyumas, KH Taefur Arafat, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. “Langkah awal kami adalah memastikan fakta di lapangan. Setelah data diverifikasi, MUI akan melakukan pembinaan agar pihak yang terlibat bisa kembali pada ajaran Islam yang benar,” ujarnya.

Fokus Kajian

– MUI mendalami sejumlah larangan yang diterapkan sekte tersebut, termasuk makanan yang dinyatakan haram.

– Informasi dari mantan pengikut menyebut ikan lele, patin, belut, hingga soto daging suwir dilarang dikonsumsi.

– Taefur menegaskan makanan tersebut sejatinya halal menurut syariat Islam.

Dugaan Penipuan dan Penodaan Agama

Seorang pria berinisial W, yang mengaku sebagai “Sultan Nusantara”, dilaporkan ke Polresta Banyumas pada Sabtu (25/04/2026) atas dugaan penipuan dan penodaan agama. Ia memimpin kelompok dengan puluhan pengikut, menjanjikan kekayaan instan, fasilitas mewah, hingga keberangkatan haji dan umrah.

Testimoni Mantan Pengikut

– Aditio, mantan pengikut, mengaku bergabung sejak September 2025 karena sosok W dinilai santun. Namun, ia kemudian menyadari ajaran yang disampaikan menyimpang.

– Doktrin yang diajarkan antara lain membolehkan melawan orang tua jika dianggap murtad, melarang berobat ke rumah sakit, menolak program KB, serta melarang bekerja di sektor perbankan, keamanan, dan pemerintahan.

– Aditio mengaku mengalami kerugian sekitar Rp51 juta, yang disetorkan dengan dalih sedekah, royalti, hingga “pembersihan” hasil kebun sawit.

Selain Aditio, korban lainnya, Rengga Adi (42) warga Ledug, mengaku mengenal pelaku sejak 2017. Awalnya, pelaku dikenal membuka praktik pengobatan bekam pasca pandemi COVID-19.

“Dia mengaku sebagai keturunan Sultan Hamid Al Qadri dari Pontianak,” ujar Rengga kepada wartawan, Senin (27/4/2026).

Pasien Kanker Dibujuk Tinggalkan Obat Medis

Tragedi terjadi ketika adik Rengga yang menderita kanker dibujuk meninggalkan pengobatan medis dan beralih ke terapi bekam yang diklaim sebagai sunnah. Rengga sempat menuruti saran tersebut. Namun, kondisi sang adik justru memburuk.

“Bukannya membaik, malah tambah parah sampai akhirnya meninggal dunia,” katanya.

Pembersihan Harta Berujung Raibnya Rp470 Juta

Pada Februari 2025, adiknya juga diminta menyerahkan ATM dan buku tabungan dengan alasan “pembersihan harta” yang akan disumbangkan ke yayasan tidak jelas. Total kerugian keluarga Rengga mencapai sekitar Rp470 juta.

“Semua datanya ada. Uangnya diambil dengan dalih yang tidak masuk akal,” tegasnya.

Langkah Lanjutan

MUI akan berkoordinasi dengan pemerintah desa/kelurahan, KUA, serta penyuluh agama untuk verifikasi menyeluruh terhadap aktivitas kelompok tersebut. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Beralih dari Hiburan ke Belanja, Sejumlah Warga Purwokerto Borong Diskon Makanan Lewat TikTok

Selanjutnya

Pria 32 Tahun Ditemukan Meninggal di Curug Ciputut Purbalingga, Tim SAR Evakuasi dari Tebing 35 Meter

TERBARU

Pria 32 Tahun Ditemukan Meninggal di Curug Ciputut Purbalingga, Tim SAR Evakuasi dari Tebing 35 Meter

Pria 32 Tahun Ditemukan Meninggal di Curug Ciputut Purbalingga, Tim SAR Evakuasi dari Tebing 35 Meter

Selasa, 28 April 2026

MUI Banyumas Tindaklanjuti Dugaan Sekte Sesat di Purwokerto

MUI Banyumas Tindaklanjuti Dugaan Sekte Sesat di Purwokerto

Selasa, 28 April 2026

Beralih dari Hiburan ke Belanja, Sejumlah Warga Purwokerto Borong Diskon Makanan Lewat TikTok

Beralih dari Hiburan ke Belanja, Sejumlah Warga Purwokerto Borong Diskon Makanan Lewat TikTok

Selasa, 28 April 2026

POPULER BULAN INI

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Rabu, 22 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya
Pria 32 Tahun Ditemukan Meninggal di Curug Ciputut Purbalingga, Tim SAR Evakuasi dari Tebing 35 Meter

Pria 32 Tahun Ditemukan Meninggal di Curug Ciputut Purbalingga, Tim SAR Evakuasi dari Tebing 35 Meter

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com