BANYUMAS RAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto memastikan jalur hulu Jembatan Rel Ganda Bangunan Hikmat (BH) No. 1109 di petak Prupuk–Linggapura kembali dapat dilalui sejak pukul 16.20 WIB. KA (162) Bangunkarta menjadi kereta pertama yang melintas dengan kecepatan terbatas 20 km/jam setelah perbaikan intensif.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa peningkatan kecepatan akan dilakukan secara bertahap sambil memastikan keamanan jembatan. Petugas masih terus melakukan normalisasi di lapangan.
Sebelumnya, pada pukul 12.58 WIB, KAI memberlakukan Semboyan 3 atau penghentian operasional sementara di jalur hulu jembatan tersebut akibat kerusakan struktur hidraulika, meliputi drempel, pilar, dan talud.
Dampak Keterlambatan
Akibat kondisi ini, 13 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan, di antaranya:
– KA 282 Bengawan (18 menit)
– KA Plb 7006 Batavia (19 menit)
– KA Plb 61B Manahan (19 menit)
– KA Plb 62B Manahan (12 menit)
– KA 161 Bangunkarta (16 menit)
– KA 184 Kamandaka (28 menit)
– KA 89 Gayabaru Malam Selatan (17 menit)
– KA 90 Gayabaru Malam Selatan (13 menit)
– KA 195 Kamandaka (7 menit)
– KA Plb 256B Jaka Tingkir (29 menit)
– KA 5 Argo Semeru (14 menit)
– KA Plb 115B Sawunggalih (9 menit)
– KA 162 Bangunkarta (18 menit)
KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan pemantauan intensif terus dilakukan dengan menyiagakan petugas di lokasi hingga operasional kembali normal sepenuhnya.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan tetap menjadi prioritas utama,” ujar As’ad. (Yoga Cokro)







