PURWOKERTO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatatkan keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Selama 22 hari, sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, layanan kereta api di wilayah ini berjalan aman, lancar, dan melayani hampir 1 juta pelanggan.
Berdasarkan data yang dirilis KAI Daop 5, total jumlah pelanggan tercatat sebanyak 993.152 orang, terdiri dari 475.864 pelanggan berangkat dan 517.288 pelanggan datang di berbagai stasiun.
Angka ini meningkat 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Angkutan Lebaran 2025, total pelanggan hanya mencapai 878.753 orang.
“Tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, serta mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat dalam skala besar, khususnya pada periode Lebaran,” ujar Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/4/2026).
Puncak Arus Mudik dan Balik
Puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026. Stasiun-stasiun di wilayah Daop 5 mencatat jumlah kedatangan mencapai 34.515 pelanggan dalam sehari.
Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada H+3 atau 24 Maret 2026, dengan lonjakan jumlah keberangkatan sebanyak 36.354 pelanggan.
Stasiun Favorit dan Tersibuk
Lima stasiun tujuan favorit pelanggan dari wilayah Daop 5 Purwokerto didominasi oleh stasiun besar di Jabodetabek dan Yogyakarta. Rinciannya:
1. Stasiun Pasar Senen: 72.252 pelanggan
2. Stasiun Yogyakarta: 40.591 pelanggan
3. Stasiun Bekasi: 33.966 pelanggan
4. Stasiun Gambir: 30.812 pelanggan
5. Stasiun Kiaracondong: 28.393 pelanggan
Sementara itu, Stasiun Purwokerto menjadi stasiun tersibuk dengan total volume pelanggan mencapai 315.398 orang (152.311 berangkat dan 163.087 datang). Disusul oleh Stasiun Kutoarjo, Kroya, Kebumen, dan Gombong.
Kontribusi Lingkungan dan Apresiasi
As’ad menambahkan, kesuksesan ini tidak lepas dari persiapan matang, mulai dari peningkatan keandalan sarana dan prasarana, kesiapan SDM, hingga optimalisasi pelayanan.
Ia juga menyoroti bahwa penggunaan kereta api selama masa Lebaran berkontribusi positif dari sisi lingkungan (ESG), karena mampu mengangkut penumpang dalam jumlah besar dengan emisi karbon lebih rendah dibanding kendaraan pribadi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BMKG, serta seluruh stakeholder dan relawan yang telah bersinergi,” tutup As’ad.
KAI Daop 5 Purwokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga keselamatan dan ketepatan waktu, tidak hanya saat Lebaran, tetapi juga dalam operasional sehari-hari. (Alri Johan)






