INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Haru Biru di Halaman Rutan Banyumas: Warga Binaan Tampil Akustik, Ceritakan Perjalanan Perubahan Hidup

Haru Biru di Halaman Rutan Banyumas: Warga Binaan Tampil Akustik, Ceritakan Perjalanan Perubahan Hidup

Rubamas Band yang beranggotakan warga binaan Rutan Banyumas tampil dengan format akustik di hadapan masyarakat, membawakan lagu-lagu religi sebagai refleksi perjalanan batin dan tekad untuk berubah. (istimewa)

Senin, 2 Maret 2026

Sore itu, halaman luar Rumah Tahanan Negara (Rutan) Banyumas tidak seperti biasanya. Alunan musik religi menggema lembut, mengubah kawasan yang identik dengan jeruji besi menjadi panggung penuh haru dan inspirasi, Senin (2/3/2025).

Empat warga binaan yang tergabung dalam Rubamas Band tampil dalam format akustik di hadapan masyarakat umum. Mereka membawakan lagu-lagu religi bukan sekadar hiburan, melainkan refleksi perjalanan batin dan tekad untuk berubah.

Kegiatan bertajuk “Akustik Sore Menginspirasi” ini merupakan bagian dari program AKSI Rubamas Berbagi Kasih dan Inspiratif sebuah ruang ekspresi bagi warga binaan untuk menunjukkan hasil pembinaan kepribadian yang selama ini dijalankan di dalam rutan.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Bukan Sekadar Hiburan, tapi Bukti Perubahan

Kepala Rutan Banyumas, Sigit Purwanto, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata proses pembinaan yang berjalan sungguh-sungguh di balik tembok rutan.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa di balik tembok rutan, ada proses pembinaan yang sungguh-sungguh. Warga binaan bukan hanya menjalani hukuman, tetapi juga menjalani proses perbaikan diri. Musik hari ini adalah bukti nyata perubahan itu,” ujar Sigit dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana mempersiapkan warga binaan dalam proses reintegrasi sosial. “Agar mereka siap kembali ke tengah masyarakat dengan identitas baru yang lebih positif,” imbuhnya.

Suasana semakin mengharukan saat sesi talkshow dimulai. FT (25), salah satu personel Rubamas Band, membagikan kisahnya dengan suara bergetar. Ia menceritakan bagaimana pembinaan kepribadian di dalam rutan mengubah hidupnya.

“Dulu saya tidak pernah berpikir bisa berdiri di depan masyarakat seperti ini. Di dalam rutan, saya belajar arti disiplin, tanggung jawab, dan menghargai kesempatan. Musik menjadi jalan bagi saya untuk memperbaiki diri,” tuturnya.

Pernyataan jujur itu disambut tepuk tangan hangat dari para pengunjung yang tampak terharu.

Pembina Kepribadian Rutan Banyumas, Dwi Waluyo, menjelaskan bahwa proses pembinaan dilakukan secara konsisten melalui pendekatan spiritual, konseling, hingga pengembangan bakat.

“Kami tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membangun mental dan karakter. Ketika warga binaan menemukan potensi dirinya, rasa percaya diri tumbuh. Itulah modal utama untuk kembali ke masyarakat,” jelas Dwi.

Kolaborasi dengan Komunitas, Ratusan Takjil Dibagikan

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kolaborasi bersama komunitas Operasi Lapar, yang selama ini dikenal rutin menyiapkan ratusan paket takjil untuk dibagikan kepada masyarakat umum.

Koordinator Operasi Lapar, Mas AL, menyampaikan rasa bangganya dapat bersinergi dalam kegiatan tersebut.

“Berbagi itu tentang menyentuh hati. Hari ini bukan hanya berbagi takjil, tapi berbagi semangat perubahan. Kami melihat langsung bagaimana warga binaan dibina dan diberi ruang untuk berkembang,” ungkapnya.

Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengunjung alun-alun dan keluarga warga binaan, menambah hangat suasana sore yang syahdu itu.

Mengubah Stigma Negatif

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang berhenti untuk menyaksikan pertunjukan, mengabadikan momen, hingga berdialog langsung dengan petugas mengenai program pembinaan di Rutan Banyumas. Petugas pun memanfaatkan momen ini untuk mempromosikan program pembinaan kemandirian dan kepribadian sebagai bentuk transparansi sekaligus edukasi publik.

Kegiatan ini menjadi jembatan untuk mengubah stigma negatif terhadap warga binaan. Bahwa di balik kesalahan masa lalu, selalu ada kesempatan untuk bangkit.

Sigit Purwanto menutup kegiatan dengan pesan penuh makna,  “Kami percaya setiap orang berhak mendapat kesempatan kedua. Tugas kami adalah memastikan kesempatan itu diisi dengan pembinaan yang nyata. Semoga sore ini menjadi pengingat bahwa perubahan selalu mungkin terjadi.”

Melalui AKSI Rubamas Berbagi Kasih dan Inspiratif, Rutan Banyumas tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menanamkan harapan bahwa dari tempat pembinaan, dapat lahir pribadi-pribadi yang siap kembali, berkarya, dan memberi manfaat bagi masyarakat. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Sedih! Arjun Ditemukan Tim SAR Sudah Tak Bernyawa, Terseret Arus Sungai Sejauh 20 Kilometer

Selanjutnya

HUT ke-54 Basarnas di Cilacap, Kepala SAR: Bukan Sekadar Seremonial!

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

HUT ke-54 Basarnas di Cilacap, Kepala SAR: Bukan Sekadar Seremonial!

HUT ke-54 Basarnas di Cilacap, Kepala SAR: Bukan Sekadar Seremonial!

Senin, 2 Maret 2026

Haru Biru di Halaman Rutan Banyumas: Warga Binaan Tampil Akustik, Ceritakan Perjalanan Perubahan Hidup

Haru Biru di Halaman Rutan Banyumas: Warga Binaan Tampil Akustik, Ceritakan Perjalanan Perubahan Hidup

Senin, 2 Maret 2026

Sedih! Arjun Ditemukan Tim SAR Sudah Tak Bernyawa, Terseret Arus Sungai Sejauh 20 Kilometer

Sedih! Arjun Ditemukan Tim SAR Sudah Tak Bernyawa, Terseret Arus Sungai Sejauh 20 Kilometer

Senin, 2 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Selanjutnya
HUT ke-54 Basarnas di Cilacap, Kepala SAR: Bukan Sekadar Seremonial!

HUT ke-54 Basarnas di Cilacap, Kepala SAR: Bukan Sekadar Seremonial!

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com