INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Gerimis tak menghalangi tawa, Dagelan Calung “Asmara Suta” Meriahkan Banyumas Culture Festival 2026

Gerimis tak menghalangi tawa, Dagelan Calung “Asmara Suta” Meriahkan Banyumas Culture Festival 2026

Gerimis bukan halangan, tawa tetap pecah! Dagelan Calung “Asmara Suta” sukses bikin penonton terhibur. (istimewa)

Senin, 16 Februari 2026

Rintik gerimis sempat turun menjelang pentas dagelan calung di Hetero Space, Minggu malam (15/2/2026). Namun cuaca tak menyurutkan langkah warga. Pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum berdatangan memenuhi area pertunjukan dalam rangkaian Banyumas Culture Festival.

Cerita dibuka sederhana: Suta pulang mencari rumput lalu menuju kandang kuda. Dari adegan itu, rangkaian dagelan satir penuh pesan pun mengalir. Penonton beberapa kali meledak dalam tawa saat dialog jenaka dilontarkan dengan logat Banyumasan yang khas.

Atmosfer komedi panggung ini membangkitkan nostalgia bagi generasi 90-an yang akrab dengan lenong bocah televisi, maupun generasi 2000-an dengan Opera Van Java. Di tengah arus hiburan digital, dagelan calung tetap menunjukkan karakter unik: guyonan lokal, logat ngapak, dan ritme dialog yang membuat penonton mudah terhubung.

Salah satu adegan mencuri perhatian adalah pertemuan Adipati Kutaliman dengan Suta. Guyonan ringan terasa dekat dengan keseharian, membuat tawa pecah tanpa terasa dipaksakan. Suasana makin riuh ketika sosok Ular Rangon muncul hendak memangsa putri Adipati. Adegan dramatik yang dikemas komedik itu sukses mengaduk emosi: tegang, lalu pecah oleh tawa.

“Ini bukan cuma hiburan, tapi ada pesan positif yang bisa kita ambil,” ujar Dian, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Seniman senior Tejo asal Susukan, Banjarnegara, menilai pentas ini memberi warna baru meski masih perlu penguatan tempo dan intonasi di awal adegan. Ia menyebut Sanggar Seni Samudra punya kans kuat untuk terus tumbuh mewarnai khazanah kesenian Banyumasan.

Tradisi Bertemu Kreasi Modern

Pentas berdurasi satu jam ini dimainkan delapan orang, mengangkat legenda berdirinya Baturraden—kisah cinta putri Adipati Kutaliman dengan seorang batur. Musik pengiring tak hanya calung tradisional, tapi juga berkolaborasi dengan musik modern.

“Ini yang pertama di Banyumas. Kita tetap ndagel, tapi ada benang merah ceritanya,” ungkap Tempolong.

Komedi dikemas kekinian: sentuhan stand-up hingga gaya opera, tanpa kehilangan ruh Banyumasan. Hasilnya, pertunjukan terasa segar, relevan, dan tetap membumi.

Di bawah gerimis yang sempat turun, dagelan calung “Asmara Suta” membuktikan kesenian tradisi Banyumas masih punya napas panjang. Ia bukan sekadar hiburan, melainkan ruang temu antara tawa, pesan moral, dan identitas lokal yang terus mencari bentuk baru di tengah zaman yang berubah.

Pemain & Tim Kreatif

– Yoga Tempolong – Adipati Kutaliman
– Widiyono Aming – Suta
– Kamsiah – Putri Adipati
– Setio Wibowo – Dalang/Sutradara
– Yudhiono (Bawor) & Titis Wahyudi –     Prajurit
– Ucil – Prajurit
– Tuti Gunel – Istri Adipati
– Penulis naskah: Widiyono Aming.

Angga Saputra 

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Sinergi Warga dan Polisi, Kasus Sabu di Kalibagor Terungkap

Selanjutnya

Kasus Dugaan Asusila Dosen UIN SAIZU, Ketua Alumni Minta Tindakan Tegas

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Perkuat Empati Sosial

Iduladha di Masjid Istiqlal Jadi Standar Kurban Tingkat Asia Tenggara

Senin, 25 Mei 2026

Mahasiswa STMIK Widya Utama Beri Edukasi Hukum Digital untuk Anak Pekerja Migran di Malaysia

Mahasiswa STMIK Widya Utama Beri Edukasi Hukum Digital untuk Anak Pekerja Migran di Malaysia

Senin, 25 Mei 2026

Kades Banjaranyar Gandeng Peradi SAI Gelar Penyuluhan Hukum

Kades Banjaranyar Gandeng Peradi SAI Gelar Penyuluhan Hukum

Senin, 25 Mei 2026

Selanjutnya
Kasus Dugaan Asusila Dosen UIN SAIZU, Ketua Alumni Minta Tindakan Tegas

Kasus Dugaan Asusila Dosen UIN SAIZU, Ketua Alumni Minta Tindakan Tegas

Nasib Menggantung, Eks Karyawan MTF Purwokerto Harap ada Tekanan ke Perusahaan

Nasib Menggantung, Eks Karyawan MTF Purwokerto Harap ada Tekanan ke Perusahaan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com