PURWOKERTO – Polemik hadiah utama Jalan Sehat Semangat Merah Putih HUT ke-80 RI di Menara Teratai, Purwokerto, terus bergulir. Yulia Nurul, warga Sudagaran, Kecamatan Banyumas, yang memenangkan undian mobil Honda Brio pada 24 Agustus 2025, hingga kini belum menerima hadiah tersebut.
Suami Yulia, Fuad, mengungkapkan bahwa pihak dealer menyebut mobil belum bisa diserahkan karena panitia belum melunasi pembayaran. “Yang dibayar baru sekitar Rp95 juta, masih kurang Rp64 jutaan,” ujarnya, Senin (10/2/2026).
Fuad menambahkan, sejak pengundian dirinya sudah diminta menyerahkan KTP untuk pendataan. Namun, mobil tak kunjung diterima meski panitia beberapa kali berjanji. “Selalu beralasan masih mencari dana untuk menutup kekurangan,” katanya. Ia pun berencana menempuh jalur hukum jika persoalan tidak segera diselesaikan.
Menanggapi hal tersebut, Najmudin selaku Direktur Boss Event Organizer (EO) memberikan klarifikasi. Ia menyebut perusahaannya hanya dipinjam nama oleh pihak lain untuk mengurus acara. “Awalnya saya dikenalkan teman, katanya ada investor Rp150 juta. Tapi selama perjalanan tidak ada apa-apa,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Najmudin mengaku keterlibatannya sebatas menandatangani MoU dengan Pemkab Banyumas. Sementara urusan teknis, termasuk rekrutmen kru dan pengelolaan dana, ditangani pihak yang meminjam nama perusahaannya. “Laporan keuangannya tidak jelas. Bahkan lobi dengan dealer Honda pun saya tidak dilibatkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, tidak ada aliran dana yang masuk ke rekening pribadi maupun perusahaan miliknya. “Semua transaksi tidak ada yang masuk ke saya,” katanya.
Sebelumnya, kepanitiaan acara jalan sehat diketuai Sekda Banyumas Agus Nur Hadie, dengan Boss Event Organizer sebagai mitra pelaksana. Namun hingga kini, hadiah mobil bagi pemenang undian belum terealisasi. (Angga Saputra)









