INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

DPRD Banyumas Dorong Revisi SOP Kedaruratan di Dinas Kesehatan

DPRD Banyumas Dorong Revisi SOP Kedaruratan di Dinas Kesehatan

Suasana Audiensi Komisi IV DPRD Kabupaten Banyumas dengan Dinkes dan Keluarga Alm Khotimah, di ruang rapat Dinkes Banyumas, Rabu (14/01/2026). (istimewa)

Rabu, 14 Januari 2026

BANYUMAS – Komisi IV DPRD Kabupaten Banyumas mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk melakukan evaluasi dan revisi terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan, khususnya dalam menangani kondisi gawat darurat. Desakan ini disampaikan dalam audiensi antara kedua pihak di ruang rapat Dinkes, Rabu (14/1/2026).

Audiensi tersebut digelar menanggapi peristiwa meninggalnya seorang pasien jantung, Bu Khotimah, yang sebelumnya dikabarkan tidak mendapat izin menggunakan ambulans Puskesmas untuk dirujuk ke rumah sakit.

Ketua Komisi IV DPRD Banyumas, Dukha Ngabul Wasih, menekankan perlunya keseimbangan antara kepatuhan pada prosedur dan urgensi penanganan pasien.

“Tenaga kesehatan juga berisiko jika tidak melaksanakan SOP, sedangkan masyarakat panik dan berharap segera tertangani. Sebenarnya tidak ada yang salah, tapi kami harap penanganannya bisa lebih maksimal,” kata Dukha.

Lebih lanjut, Dukha mengakui bahwa aturan yang ada memang harus dijalankan, namun menilai SOP yang berlaku saat ini masih terlihat ‘kaku’ dalam situasi darurat.

Solusi: Pendataan dan Jejaring Ambulans

Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, DPRD mendorong dua langkah utama. Pertama, sosialisasi prosedur yang lebih masif kepada masyarakat. Kedua, dan yang lebih utama, adalah mengoptimalkan ketersediaan dan koordinasi ambulans di seluruh wilayah.

“Kami sudah menginstruksikan ke Dinkes untuk menginventarisir semua ambulans di Banyumas, termasuk dari ormas atau partai di luar Dinkes, untuk dikoordinasikan. Tujuannya, pemanfaatannya bisa optimal sehingga tidak ada lagi rujukan pasien dari Puskesmas ke RS menggunakan sepeda motor,” tegas Dukha.

Ide ini bertujuan agar ketika ambulans Puskesmas setempat sedang tidak tersedia, petugas memiliki daftar contact person dan bisa menghubungkan pasien dengan unit ambulans lain yang terdekat.

Respon dan Komitmen Perbaikan dari Dinkes

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes dan KB Kabupaten Banyumas, Anwar Hudiono, menyatakan bahwa pihaknya telah memulai pendataan. Saat ini, terdapat Paguyuban Ambulans Banyumas yang beranggotakan lebih dari 50 unit.

“Untuk tahun ini insyaallah kita akan perkuat lagi tentang jejaring layanan ambulansnya, terutama dalam menghadapi penanganan kondisi kegawatdaruratan,” ujar Anwar.

Terkait kasus meninggalnya Bu Khotimah, Anwar menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dalam pelayanan. Dinkes telah melakukan audit klinis dan audit pelayanan atas insiden tersebut.

“Kami telah mendapatkan arahan dari Komisi IV. Intinya akan menindaklanjuti penanganan kasus ini, memperbaiki komunikasi, dan memperbaiki response time agar bisa lebih cepat,” pungkas Anwar.

Langkah evaluasi ini diharapkan dapat menciptakan sistem pelayanan gawat darurat yang lebih fleksibel, cepat, dan terkoordinasi, tanpa mengabaikan prosedur standar yang menjamin keselamatan dan kepastian hukum bagi tenaga kesehatan. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Buntut Pembatalan SK Bupati, Kades Klapagading Kulon Kembali Terbitkan SK Pemberhentian 8 Perangkat Desa

Selanjutnya

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pengemudi Terjepit dalam Kecelakaan di Kebumen

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Plt Bupati Cilacap Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Pemerasan Bupati Nonaktif

Selasa, 5 Mei 2026

Pemkab Banyumas Akan Dirikan BLK Khusus, Bidik Peluang Kerja ke Jerman dan Eropa

Pemkab Banyumas Akan Dirikan BLK Khusus, Bidik Peluang Kerja ke Jerman dan Eropa

Selasa, 5 Mei 2026

Merdeka Sebagian : ‘Tiga Tapol Banyumas’  Bebas, Satu Perkara Masih Menggantung

Merdeka Sebagian : ‘Tiga Tapol Banyumas’ Bebas, Satu Perkara Masih Menggantung

Selasa, 5 Mei 2026

Selanjutnya
Tim SAR Gabungan Evakuasi Pengemudi Terjepit dalam Kecelakaan di Kebumen

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pengemudi Terjepit dalam Kecelakaan di Kebumen

Pencarian Warga Tua yang Hilang di Hutan Pekuncen Masih “Nihil” hingga Hari Keempat

Pencarian Warga Tua yang Hilang di Hutan Pekuncen Masih "Nihil" hingga Hari Keempat

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com