BANYUMAS – Ratusan warga meramaikan peringatan Hari Gizi Nasional ke-56 sekaligus HUT ke-100 RSUD Banyumas, yang digelar bersama DPC Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Banyumas, Minggu (9/1/2025), di Alun-alun Banyumas.
Kegiatan ini mencakup berbagai layanan kesehatan, seperti skrining kesehatan (cek antropometri, tekanan darah, suhu, nadi, dan kadar gula darah), donor darah, serta konseling gizi yang menghadirkan para ahli di bidangnya. Sebanyak 400 warga turut serta dalam pemeriksaan kesehatan tersebut.
Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan senam Tera bersama, yang menambah semangat dan antusiasme peserta.
Hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimcam Banyumas, Ketua DPC Persagi Kabupaten Banyumas, Ketua Persatuan Senam Tera Indonesia Alun-alun Banyumas, Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Banyumas, Ketua Takmir Masjid Nur Sulaiman Banyumas, serta seluruh jajaran manajemen RSUD Banyumas.
Ketua Panitia Peringatan HUT RSUD Banyumas dan Hari Gizi Nasional ke-56, Agus Riyanto, S.Tr., M.RIK, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan gizi seimbang.
“Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi tenaga kesehatan, khususnya ahli gizi, untuk terus mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Agus.
Ketua Persagi Kabupaten Banyumas, Ari Purwoko Widji Utomo, SKM., MPH, menambahkan bahwa Hari Gizi Nasional ke-56 mengusung tema “Pilih Makan Bergizi untuk Keluarga Sehat.”
“Dengan tema ini, kami ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilih makanan yang sehat dan bergizi seimbang agar terhindar dari penyakit serta meningkatkan kualitas hidup,” kata Ari.
Sementara itu, Direktur RSUD Banyumas, dr. Dani Esti Novia, berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat lebih memahami kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, pemeriksaan dokter, serta pengukuran antropometri.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengetahui status kesehatannya sehingga bisa melakukan langkah pencegahan, pengobatan, atau memperbaiki pola makan untuk hidup lebih sehat,” pungkasnya. (Angga Saputra)









