INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Polemik PDIP Sukoharjo, Ini Perolehan Suara Tiwi Caleg Cantik yang Terancam Tak Dilantik

Minggu, 17 Maret 2024

Muncul polemik di internal PDIP Kabupaten Sukoharjo. Pengurus PDIP tingkat PAC dan Ranting di Kecamatan Weru mengancam mundur massal karena ada satu caleg DPRD Sukoharjo yang didukung dan berpeluang terpilih tapi terancam tak dilantik.
Caleg itu bernama Aristya Tiwi Pramudiyatna. Bukan karena perolehan suaranya yang kurang, namun Tiwi dikabarkan akan digantikan caleg lain yang perolehan suaranya berada di bawahnya.

Caleg DPRD Sukoharjo Dapil 2 ini pun buka suara. Tiwi mengatakan dia merupakan calon baru yang ikut kontestasi Pemilu 2024. Bersama PDIP dengan sistem Komandante, dia membawahi 6 desa di Kecamatan Weru dengan DPT sekitar 18 ribu.

“Di PDIP itu ada sistem Komandante yang merupakan pembagian wilayah. Tapi dari awal kami mempertanyakan, karena pembagian DPT-nya caleg satu dengan lainnya tidak imbang. Kita termasuk dapat yang DPT-nya rendah,” kata Tiwi saat dihubungi detikJateng, Kamis (7/3/2024).

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Perolehan Suara Aristya Tiwi Pramudiyatna

Dari hasil rapat Pleno KPU tingkat Kabupaten, ia berada di urutan ke-4 perolehan suara PDIP Dapil 2 yang terdiri dari Kecamatan Weru, Bulu, dan Tawangsari.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Dilihat detikJateng dari salinan surat Keputusan KPU Sukoharjo Nomor 620 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo Tahun 2024 yang ditandatangani Ketua KPU Sukoharjo Syakbani Eko Raharjo tanggal 1 Maret 2024, berikut rincian perolehan suara sah dan peringkat suara sah caleg DPRD Sukoharjo dari PDIP dapil 2:

  1. Didik Dwi Raharjo 10.029 suara
  2. Sri Mulyani 8.870 suara
  3. Sutomo 8.335 suara
  4. Aristya Tiwi Pramudiyatna 5.330 suara
  5. Jaka Triyatno 3.989 suara
  6. Maey Vana Irawan 67 suara
  7. Duanita Indrahayu Novodna 46 suara

Dengan hasil itu, Tiwi yakin sudah mengamankan satu kursi di DPRD Sukoharjo. Namun, keyakinan itu berubah usai muncul isu ia akan digantikan caleg lain yang perolehan suaranya di bawahnya.

“Awal kita masuk, kita ditawari ada sistem persentase. Seiring berjalannya waktu, hal itu tidak dibahas lagi. Intinya perolehan suara terbanyak di masing-masing wilayah. Kemudian menjadi gejolak, kami peroleh suara by name 5.330, tapi ada isu untuk internal partai kami tidak akan dilantik atau tidak lolos,” jelasnya.

Pengurus PDIP Kecamatan Weru Ancam Mundur Massal

Pengurus PDIP tingkat PAC dan Ranting di Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo mengancam mundur. Sebab, ada satu caleg yang didukung dan berpeluang terpilih tapi terancam tak dilantik.

Ketua Ranting PDIP Desa Karang Tengah, Weru, Didik Rudiyanto mengatakan pada Dapil 2 DPRD Sukoharjo, PDIP meloloskan empat caleg yakni Didik Dwi Raharjo, Sri Mulyani, Sutomo, dan Aristya Tiwi Pramudiyatna. Namun Aristya Tiwi Pramudiyatna terancam tak dilantik karena tak mendapat restu DPC PDIP Sukoharjo.

“Jago kami, Mbak Tiwi itu memperoleh suara terbanyak keempat. Tapi dari DPC (PDIP) itu inginnya bukan Mbak Tiwi yang dilantik, tapi (caleg) di bawahnya, yang namanya Jaka Triyatno,” kata Didik saat dihubungi detikJateng, Kamis (7/3).

Sebagian pengurus PAC dan Ranting sempat mengajukan protes dan mengancam mengundurkan diri jika hal itu terjadi. Hingga ada rapat koordinasi bersama DPC Sukoharjo dan Supervisi DPD PDIP Jateng, yang dipimpin Joko Sutopo alias Jekek selaku Ketua DPC PDIP Wonogiri. Namun tidak ada kesepakatan.

Didik menjelaskan, alasan DPC PDIP tidak melantik Tiwi karena menggunakan aturan internal parpol. Tapi dari pengurus PAC Weru ingin menggunakan aturan sesuai PKPU tentang suara terbanyak.

“Alasannya (Tiwi tidak dilantik), katanya pemerataan. Tapi dari awal tidak disebutkan. Dari awal Komandan T itu suara terbanyak, selesai,” ucapnya.

Didik mengatakan, jika DPC atau DPD PDIP tidak melantik Tiwi sebagai anggota DPRD Sukoharjo, maka pihaknya mengancam akan mengundurkan diri dari kepengurusan PAC PDIP Weru.

Sebab, lanjutnya, mereka sudah berjuang keras menaikkan suara PDIP di Dapil 2 khususnya di Kecamatan Weru.

“Kami akan mundur massal, 13 desa di Weru siap mundur jika mereka tidak mengindahkan aspirasi kami. Jumlahnya 400-an orang ada termasuk anak ranting,” pungkasnya.

Respon DPC PDIP Sukoharjo

Terpisah, Sekretaris DPC PDIP Sukoharjo, Nurjayanto enggan menanggapi soal pengurus ranting dan anak ranting PDIP Kecamatan Weru mengancam mundur jika caleg yang mereka dukung tidak dilantik menjadi anggota DPRD Sukoharjo.

“Ini kita no comment. Intinya parpol ada aturannya,” kata Nurjayanto saat dimintai konfirmasi.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Raih Suara Terbanyak, Caleg Cantik Ini Terancam Tak Dilantik Karena Aturan Nyeleneh PDIP

Selanjutnya

Fraksi PDIP Tegaskan Tak Ada Mundur dari Pengajuan Hak Angket

TERBARU

Bukan Cuma Ngaji, Santri Kini Wajib Jago Olahraga! Ini Kata Menag

Takbir Idulfitri, dari Tradisi Rasulullah hingga Syiar di Pasar

Sabtu, 21 Maret 2026

Halalbihalal PDIP, Megawati Diskusikan Geopolitik hingga Perubahan Iklim dengan Dubes Inggris-Iran-Palestina

Halalbihalal PDIP, Megawati Diskusikan Geopolitik hingga Perubahan Iklim dengan Dubes Inggris-Iran-Palestina

Sabtu, 21 Maret 2026

Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat

Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat

Sabtu, 21 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Fraksi PDIP Tegaskan Tak Ada Mundur dari Pengajuan Hak Angket

Basarnas Cilacap: Sebuah Kapal Nelayan Hilang Kontak di Samudra Hindia

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com