Banyumas – Minat masyarakat untuk melakukan vaksinasi saat ini sudah jauh menurun. Sehingga kegiatan vaksin massal yang digelar Pemkab Banyumas seringkali sepi pendaftar, karenanya Banyumas akan ganti haluan dengan cara jemput bola yaitu menyasar ke wilayah-wilayah yang rasio vaksinnya masih rendah.
Bupati Banyumas, Achmad Husein mengakui akan turunnya minat vaksinasi yang mulai terasa dalam dua bulan terakhir. Ia pun berencana akan menutup vaksin massal yang biasanya digelar di GOR Satria.
“Akan kita tutup saja vaksinasi massal, karena yang daftar sangat sedikit dan sudah tidak memenuhi target lagi. Dan kita ganti dengan serbuan vaksin ke desa-desa yang masih rendah rasio vaksinnya, nanti kita minta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memetakan daerah mana saja yang rasio vaksinnya masih rendah,” jelas Bupati, Kamis (16/12).
Pada kesempatan tersebut, Husein juga menyoroti vaksinasi terhadap kalangan lansia yang meskipun sudah cukup tinggi prosentasenya, namun masih banyak lansia yang belum menjalani vaksin. Menurutnnya, hal tersebut disebabkan kondisi sebagian besar lansia yang merupakan kormobid.
Dari beberapa kali gelaran vaksinasi, untuk kalangan lansia seringkali tidak bisa divaksin karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan. Seperti tensi tinggi, gula darah tinggi dan lainnya.
“Untuk lansia juga akan kita genjot kembali vaksinasinya, yaitu dengan jemput bola. Namun, tetap hanya lansia yang kondisi kesehatan fit dan secara medis diperbolehkan,” terangnya.
Dari data Dinkes Banyumas, vaksinasi di kalangan lansia saat ini sudah menjangkau 89,4 persen. Dari target sasaran vaksin sebanyak 194.112 orang, saat ini sebanyak 173.534 orang lansia sudah divaksin. Jangkauan vaksin lansia sebenarnya lebih tinggi dibandingkan dengan petugas layanan publik, masyarakat umum serta pelajar. Hanya saja karena lansia merupakan kelompok rentan, maka vaksinasi harus dituntaskan.
“Vaksinasi untuk kalangan lansia harus sampai tuntas karena merupakan kelompok rentan. Selain minat vaksin yang menurun, penerapan protokol kesehatan juga agak mulai mengendor, karena itu kembali saya ingatkan, bahwa prokes mulai dari memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun serta menjaga jarak wajib diterapkan, jika diperlukan nanti saya akan melakukan operasi masker kembali,” kata Husein.







