Banyumas – Meski pemilihan kepala desa (pilkades) di Desa Tambaksari Kidul, Kecamatan Kembaran telah usai, namun ternyata justru ada kejadian memilukan. Sebuah kendaraan roda empat merk Toyota Avanza warna hitam nomor polisi R 1034 CJ yang merupakan milik Ketua Panitia Pilkades Desa Tambaksari Kidul dibobol oleh maling. Alhasil uang senilai Rp 150 juta yang berada di dalam mobil hilang, Kamis (16/12).
Menurut keterangan saksi kejadian yakni Bhabinkamtibmas Banjasari Kidul, Bripka Sigit Purnama, saat kejadian dirinya tengah berada di ruang belakang balai desa. Kemudian, sekitar pukul 10.30 WIB kedatangan Ketua Panitia Pilkades Tambaksari Kidul yakni Tri Joko, warga Desa Tambaksari Kidul yang menuju ke ruang belakang.
“Pak Tri datang untuk tanda tangan berkas serta mengambil peralatan komputer. Tidak lama setelah itu beliau langsung keluar, ternyata kembali lagi dan melaporkan kalau kaca depan mobilnya bagian sopir dipecah,” ujar dia.
Mereka kemudian kembali ke mobil tersebut dan ternyata benar mobil milik korban menjadi aksi kejahatan pecah kaca mobil. Alangkah terkejutnya lagi, saat di cek ke dalam mobil, uang Rp 150 juta yang hendak digunakan untuk membayar karyawan LPK pendidikan milik korban sudah raib.
“Informasinya uang itu baru saja diambil di Bank Jateng, terus disimpan di dekat handrem dibungkus tas kresek warna hitam, terus langsung ke sini (balai desa, red) karena mau tanda tangan itu,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa Tambaksari Kidul, Rita Indrasari, dimana dirinya memang dikabari jika mobil milik Tri Joko menjadi korban pecah kaca.
“Saya tadi kebetulan lagi di rumah, saya dikabari kejadain tersebut. Sekarang pak Tri Joko lagi diperiksa di Polsek,” ujarnya.
Di lokasi berbeda, Kapolsek Kembaran, Kompol Sukiyah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap korban serta saksi-saksi kejadian.
“Tadi Tim Inafis Polresta Banyumas juga sudah ke lokasi. Informasi sementara yang kami dapat, ada dua orang menggunakan sepeda motor jupiter warna merah. Kemudian satu orang melakukan aksi pecah kaca mobil dan mengambil uang korban,” kata dia.







