INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

November 2021, 22 Kejadian Bencana Alam Terjadi di Cilacap

Selasa, 30 November 2021

Cilacap – Sebanyak 22 kejadian bencana alam terjadi di Cilacap, sejak 1- 30 November 2021. Ribuan rumah warga terdampak bencana alam tersebut.

Kepala Seksi Pencegahaan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Cilacap Gatot Arif Widodo mengatakan pada bulan November 2021, intenstitas hujan deras cukup tinggi, selain itu adanya pengaruh La Nina sehingga meningkatkan kejadian bencana di Cilacap.

Yakni Banjir sebanyak 4 kali, angin kencang 6 kali, gerakan tanah atau tanah longsor sebanyak 10 kali dan gelombang air laut sebanyak 2 kali.

Bencana tersebut, menyebabkan dua orang luka ringan, dua rumah roboh, enam rumah rusak berat, 17 rumah rusak sedang, 17 rumah rusak ringan dan 1180 rumah terdampak bencana.

Gatot di Cilacap Selasa ( 30/11/2021) menjelaskan bencana alam yang paling berdampak di masyarakat selama November 2021 di Cilacap, yakni Banjir, dan tanah longsor, diikuti angin kencang dan gelombang laut.

“ Selama bulan November hingga Selasa pagi ini,ada enam rumah rusak berat, 17 rumah rusak sedang, 17 rumah rusak ringan dan 1180 rumah terdampak bencana,”kata Gatot

Diungkapkan oleh Gatot sesuai dengan prediksi dari BMKG Stasiun Tunggul Wulung Cilacap, hujan dengan intensitas sedang dengan deras masih terjadi di Cilacap hingga akhir 2021.

Sehingga berbagai upaya telah dilakukan oleh pihaknya, dalam mengantisipasi dampak bencana alam. Upaya yang dilakukan diantaranya menutup atau menghilangkan sumber gerakan tanah.

Untuk banjir melakukan normalisasi sungai, dengan melibatkan instansi lain. Selain itu, melakukan inventarisasi tanggul kritis di wilayah Cilacap.

BPBD Cilacap juga melakukan peningkatan kapasitas sistem peringatan dini, gelombang tinggi dan gerakan tanah. Sehingga peralatan peringatan dini (EWS) gerakan tanah, maupun gelombang terus dipantau agar berfungsi maksimal. (RA).

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tanggul Jebol di Pantai Lengkong Cilacap Bertambah Panjang Hingga 1 KM, Perlu 10 Ribu Geobag

Selanjutnya

640 RTLH Terima Masing-masing Rp 15 Juta, Bantuan Penanganan Kemiskinan Ekstrem di Banyumas Tidak Bisa Diambil Tunai

TERBARU

Orang Tua Santri Korban Kekerasan di Ponpes Diperiksa Polisi, Harap Ada Tanggung Jawab Pelaku

Upaya Mediasi Dugaan Pemerasan Penarikan Mobil di Banyumas Buntu

Sabtu, 11 April 2026

Pemerintah Tegaskan Indonesia Stabil: “Tidak Ada Chaos, Semua Terkendali”

Pemerintah Tegaskan Indonesia Stabil: “Tidak Ada Chaos, Semua Terkendali”

Sabtu, 11 April 2026

Modal Rp5 Juta, Andes Kini Raup Rezeki dari Ribuan Gurame

Modal Rp5 Juta, Andes Kini Raup Rezeki dari Ribuan Gurame

Sabtu, 11 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

640 RTLH Terima Masing-masing Rp 15 Juta, Bantuan Penanganan Kemiskinan Ekstrem di Banyumas Tidak Bisa Diambil Tunai

Waspada! Dampak Proyek, Jalan MT Haryono Purbalingga Bercecer Tanah dan Rawan Kecelakaan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com