INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Tanggul Jebol di Pantai Lengkong Cilacap Bertambah Panjang Hingga 1 KM, Perlu 10 Ribu Geobag

Selasa, 30 November 2021

Cilacap – Dibutuhkan sedikitnya 10 ribu kantong geobag untuk memperkuat tanggul Pantai Lengkong yang jebol diterjang gelombang pasang. Bahkan titik tanggul jebol saat ini bertambah menjadi 1000 meter. Selain geobag, penanganan tanggul darurat juga diperkuat dengan trucuk bambu.

Penanganan tanggul jebol di Pantai Kemiren Kelurahan Mertasinga Kecamatan Cilacap Utara sudah dimulai sejak sepekan yang lalu dengan menerjunkan dua unit alat berat serta bantuan dari warga dan instansi terkait.

Petugas menilai, titik tanggul yang jebol terus bertambah, dari awalnya di dua titik sepanjang 200 meter dan 300 meter, kini yang kritis sudah bertambah menjadi 1000 meter di beberapa titik sepanjang Pantai Lengkong dan Pantai Kemiren.

Oleh sebab itu, penanganan tanggul darurat diperkuat dengan geobag yang diisi pasir dan trucuk bambu, diharapkan bisa mencegah bertambahnya abrasi yang bisa mengancam permukiman penduduk.

“Kalau ini terlambat menangani maka akan semakin meluas lagi, karena La Nina masih berjalan hingga bulan Februari,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Cilacap Wijonardi, Selasa (30/11/2021).

Untuk itu, dalam penanganan tanggul darurat ini, selain menerjunkan dua unit alat berat, petugas juga mengerahkan sekitar 600 personel dari unsur TNI, BPBD, PSDA, Pemuda Pancasila, warga setempat, dan relawan yang membantu mengisi pasir ke dalan kantong geobag maupun kandi.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Cilacap Saeful Hidayat menyampaikan, bahwa untuk memperkuat tanggul darurat sepanjang Pantai Lengkong dan Pantai Kemiren dibutuhkan sedikitnya belasan ribu geobag maupun kantong kandi dan ribuan bambu.

“Bantuan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak sebanyak 1.500 geobag ukuran besar, dan kantong kandi dibutuhkan antara 10 ribu hingga 11 ribu kantong, dan delapan ribu bambu dari PT S2P. Tanggul darurat diharapkan bisa bertahan hingga satu tahun, mudah mudahan tahun 2022 ada penanganan permanen,” ujarnya.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWS Serayu Opak Wisnu Widoyono menyampaikan, di Pantai Cilacap ada banyak titik tanggul yang rawan, pihaknya akan menanganinya yang masuk skala prioritas.

“Daftar prioritas ini yang utamanya dengan pengamanan masyarakat, rumah, sarana jalan, perkantoran dan lain sebagainya,” ujarnya.

Sedangkan terkait dengan pengananan tanggul permanen, BBWS akan merencanakan pembangunan tanggul permanen. “Ini disini sudah ada tanggul, mungkin nanti dengan metode atau teknis tanggul yang lebih diperkuat lagi di mukanya,” ujarnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Putusan Sela Ditolak Majelis Hakim, Kasus Truk Timpa Dua Bocah di Purbalingga Tetap Lanjut

Selanjutnya

November 2021, 22 Kejadian Bencana Alam Terjadi di Cilacap

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Jenazah Martomiharjo Ditemukan 28 Mil di Barat Bunton

Jenazah Martomiharjo Ditemukan 28 Mil di Barat Bunton

Jumat, 17 Juli 2026

500 Kuota Paspor Gratis Disiapkan, Kantor Imigrasi Banyumas Segera Dibangun 2027

500 Kuota Paspor Gratis Disiapkan, Kantor Imigrasi Banyumas Segera Dibangun 2027

Jumat, 17 Juli 2026

MPLS SMPN 4 Kedungbanteng: Siswa Bersimpuh dan Cuci Kaki Orang Tua di Hari Penutupan

MPLS SMPN 4 Kedungbanteng: Siswa Bersimpuh dan Cuci Kaki Orang Tua di Hari Penutupan

Jumat, 17 Juli 2026

Selanjutnya

November 2021, 22 Kejadian Bencana Alam Terjadi di Cilacap

640 RTLH Terima Masing-masing Rp 15 Juta, Bantuan Penanganan Kemiskinan Ekstrem di Banyumas Tidak Bisa Diambil Tunai

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com