Purbalingga – Warga dua desa masing-masing Desa Tanalum dan Desa Gunungwulded Kecamatan Rembang melakukan inisiatif membuka kembali jalan penghubung dua dusun di dua desa tersebut. Jalan yang dibangun tahun sejak tahun 1985 itu sempat mangkrak dan tidak difungsikan.
“Oleh karena itu sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bersama warga di Desa Tanalum melakukan kegiatan bersama membuka kembali jalan tersebut. Pembukaan dilakukan pada Minggu (28/11/20210,” kata inisiator kegiatan, Budi Nedyo, Senin (29/11/2021).
Ormas dan LSM yang ikut dalam kegiatan tersebut masing-masing Pemuda Pancasila, Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), Yayasan Patriot Peduli Indonesia, Garda Anak Bangsa, Compas Rembang, Banser, Persaudaraan Setia Hati Terate, Kokam, Karang Taruna, serta Bangga Adventure.
Dipaparkan jalan sepanjang 12,5 kilometer dan lebar 5 meter tersebut merupakan jalan makadam. Keberadaan jalan tersebut memiliki fungsi akses ekonomi dan jalur wisata. Oleh karena itu gagasan pembukaan jalan tersebut kembali mengemuka. “Sejumlah Ormas dan LSM di Kecamatan Rembang yang berkolaborasi dalam Forum Sinergitas Soedirman menginisiasi pembukaan jalan tersebut. Warga juga menyambut positif,” ujarnya.
Ratusan warga lalu melakukan kerja bersama membuka akses kedua jalan tersebut. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) hadir meninjau kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu Bupati Tiwi menyampaikan pihaknya mengapresiasi inisiatif dan gotong-royong warga untuk membuka jalan itu. “ Saya akan mengalokasikan anggaran di tahun 2022 dari APBD Kabupaten Purbalingga untuk perbaikan jalan yang menghubungkan dua dusun di dua desa ini,” tandas Bupati.







