INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Harga Minyak Curah Masih Tinggi, Pedagang di Purbalingga Bingung

Jumat, 26 November 2021

Purbalingga – Harga minyak goreng masih terus meninggi. Kondisi itu dikeluhkan oleh para pedagang. Kenaikan itu sudah terjadi sejak beberapa pekan lalu.

Harga minyak goreng curah di Kabupaten Purbalingga terus naik, sejak beberapa pekan terakhir. Saat ini, minyak goreng curah dijual dengan harga Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram.

“Sebelum naik hingga Rp 19 ribu. Kenaikan minyak goreng curah bertahap. Mulai dari naik menjadi Rp 15 ribu, Rp 16 ribu hingga Rp 18 ribu per kilogram,” kata Nurhayati, Penyalur minyak goreng curah di Pasar Kaligondang.

Dia mengaku, melonjaknya harga minyak goreng curah tersebut berbanding lurus dengan menurunnya penjualan.

“Stok minyak goreng yang ada di toko masih banyak. Sehingga belum mengisi drum minyak goreng curah. Karena saat ini harganya pun terus mengalami kenaikan,” ujarnya.

Isro Setiono, Penyalur Minyak Goreng Curah di Pasar Badog Center Bancar juga mengungkapkan hal yang sama.

“Sebelum naik menjadi Rp 19 ribu per kilogram, saya mampu menjual 180 kilogran minyak goreng curah per hari. Kini penjualan turun hingga 50 persen,” kata dia.

Menurutnya, hal itu dikarenakan, konsumen memilih membeli minyak kemasan, yang lebih higenis. Selain itu, minyak goreng dalam kemasan harganya tidak jauh beda dengan minyak goreng curah.

Kenaikan harga minyak goreng curah maupun kemasan yang terjadi di Purbalingga selain berdampak kepada penjual minyak, juga berdampak kepada pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Purbalingga. Mereka terpaksa menaikkan harga jual dagangannya karena mahalnya harga minyak goreng.

Seperti yang dilakukan oleh Ujang, penjual ayam goreng di Pasar Badog Centre Bancar Purbalingga. Dia mengatakan, terpaksa mensiasati kenaikan harga minyak goreng dengan menaikan harga ayam goreng.

“Harganya terpaksa saya naikkan Rp 500 rupiah per potong ayam goreng. Sehingga, harganya menjadi Rp 4.500 per potong. Sebelumnya, ayam goreng saya jual dengan harga Rp 4 ribu per potong,” katanya.

Berbeda dengan Ujang, Abdi, penjual gorengan di Purbalingga, mengaku masih menjual dagangannya dengan harga normal, meski harga minyak naik. Namun, kondisi itu diakuinya menjadikan dirinya bimbang. Sebab, ketika menaikan harga pasti akan berdampak pada penjualan.

“Kami berharap pemerintah dapat menyikapi kondisi ini dengan menstabilkan harga minyak goreng. Sebab, hal itu semakin membuat ekonomi warga terpuruk dan banyak kegiatan UMKM membutuhkan bahan baku minyak goreng,” kata dia.

Dia mengaku, setiap hari belanja minyak goreng empat hingga lima kilogram. Karena kenaikan harga minyak goreng, keuntungannya menjadi berkurang. Sebab, harus menutup pembelian minyak goreng yang harganya terus melambung.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

46.818 warga miskin di Banyumas diusulkan dapat bantuan Rp300.000

Selanjutnya

18 ASN Ponorogo Terbukti Dapat Bansos

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Tak Cuma Oknum, Akademisi UIN ZAIZU Sebut Bank Mantap Harus Bertanggung Jawab atas Kasus Investasi Bodong

Ketika Solidaritas Menjadi Fondasi Kebaikan: Membaca Fundraising Kemanusiaan Inklusif lewat Prespektif Ibnu Khaldun

Jumat, 17 Juli 2026

Kemenkop Perkuat Tata Kelola Koperasi Tebu, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Kemenkop Perkuat Tata Kelola Koperasi Tebu, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Kamis, 16 Juli 2026

Dua Hari Dicari, Warga Adipala yang Hilang di Bunton Belum Juga Ditemukan

Dua Hari Dicari, Warga Adipala yang Hilang di Bunton Belum Juga Ditemukan

Kamis, 16 Juli 2026

Selanjutnya

18 ASN Ponorogo Terbukti Dapat Bansos

Polisi Tangkap Seorang Kades di Bogor atas Dugaan Pungli Penyaluran Bansos

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com