INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Pembangunan Jembatan Pegalongan Mandirancan Capai 55 Persen, DPU : Ubah Metode Kerja Untuk Percepatan

Rabu, 24 November 2021

BANYUMAS – Progres kegiatan pembangunan jembatan penghubung antar Desa Pegalongan Kecamatan Patikraja dan Desa Mandirancan Kecamatan Kebasen yang bakal menjadi jalur alternatif untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di Simpang Pasar Patikraja dengan sisa waktu pengerjaan 26 hari saat ini berjalan 55 persen.

Kiki Nuvisnu, Kasi Perencanaan Jalan DPU Banyumas mengatakan, progres pembangungan Jembatan Pegalongan – Mandirancan tahap II yang telah terealisasi dengan kontrak yang berakhir pada (22/12) nanti, berjalan 55 persen.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Progres saat ini berkisar sekitar 55 persen, itu yang terpasang, lalu untuk material pond site itu sebenarnya sudah didatangkan semua. Tetapi belum masuk kedalam perhitungan progres realisasi pekerjaan, karena belum terpasang,” katanya kepada Radarbanyumas.co.id, Rabu (24/11).

Dengan sisa waktu 26 hari, tinggal mempercepat proses pemasangan material pond site tersebut.

“Karena kebanyakan bahan-bahannya bahan pabrikasi, site pile, rangka baja, itu semua sudah dilokasi tinggal kita mempercepat proses pemasangannya,” lanjutnya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Pengerjaan mulai terhambat akibat tingginya curah hujan yang membuat debit sungai Serayu cukup tinggi dalam dua pekan ini. Untuk pengerjaan dari sisi sungai kini dialihkan kedarat.

“Khusus untuk pengerjaan diair itukan kita tinggal menyisakan site pile dengan retening wall untuk pengaman tebing sebelah sisi Mandirancan. Nah upaya percepatannya, kemarin kita sudah mencoba untuk merubah metode kerja, jadi nanti yang tadinya kita bekerja dari sungai itu kita rubah kita alihkan pengerjaan site pilenya itu dari darat dari sisi Mandirancan,” pungkasnya. (win)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Angin Kencang Terjang Banyumas, Ribuan Pohon Jagung di Baturaden Tumbang

Selanjutnya

Berdasar Hitungan, UMK Banjarnegara Terendah dan Kota Semarang Tertinggi, Berikut Daftar UMK se Jateng Tahun 2022

TERBARU

Rektor Bukan Cuma Urusan Internal Kampus, Masyarakat Punya Hak Suara

Rektor Bukan Cuma Urusan Internal Kampus, Masyarakat Punya Hak Suara

Selasa, 3 Februari 2026

Launching RDF dan Recycling Center, Bupati Banyumas Targetkan 10 Unit

Launching RDF dan Recycling Center, Bupati Banyumas Targetkan 10 Unit

Selasa, 3 Februari 2026

Ketua DPRD Banyumas Tekankan Komunikasi Eksekutif-Legislatif, Siap Dorong Dewan Lebih Aspiratif

Ketua DPRD Banyumas Tekankan Komunikasi Eksekutif-Legislatif, Siap Dorong Dewan Lebih Aspiratif

Selasa, 3 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Berdasar Hitungan, UMK Banjarnegara Terendah dan Kota Semarang Tertinggi, Berikut Daftar UMK se Jateng Tahun 2022

Harga Minyak Goreng Makin “Panas”, Anggaran Minim Sulit Adakan Operasi Pasar

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com