Purbalingga – Suryati (20), warga RT 22/RW 09 Desa Bedagas Kecamatan Pengadegan, Purbalingga ditemukan meninggal di sumur rumahnya, Kamis (11/11/2021) malam. Korban diduga tercebur ke sumur saat berada di rumah sendirian.
Data yang diperoleh serayunews.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, semalam menyebutkan sejak pagi hingga maghhrib korban berada di rumah tanpa kedua orang tuanya. Ayahnya yang bernama Tursani (65) berada di kebun sejak pagi hingga menjelang senja.
“ Sedangkan ibunya yang bernama Salem (59) sejak pagi hingga petang membantu tetangga yang sedang hajatan,” kata pelaksana harian BPBD Purbalingga, Umar Fauzi.
Ketika kedua orang tuanya pulang ke rumah, mereka terkejut. Pasalnya sang anak tak berada di rumah. Awalnya sang ayah menduga anaknya bersama ibunya di rumah tetangga. Namun ketika ibunya pulang tanpa anaknya, ayahnya menjadi terkejut. Mereka lalu menanyakan keberadaan sang anak kepada tetangga. “Mereka lalu melakukan pencarian. Akhirnya ditemukan korban berada di dalam sumur,” ungkap Umar Fauzi.
Warga lalu melapor kepada petugas SAR dan aparat kepolisian serta TNI. Sejumlah warga juga berupaya masuk ke sumur dan mencoba menyelamatkan Suryani. Akhirnya setelah beberapa waktu diupayakan, korban berhasil diangkat. Namun kondisinya sudah tidak bernyawa. Diperkirakan korban sudah beberapa jam tercebur ke sumur tersebut. “ Nyawa korban tidak tertolong,” imbuhnya.







