INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Sepekan Cuaca Buruk di Cilacap, Akibat Fenomena La Nina

Kamis, 23 September 2021

CILACAP – Sudah sepekan ini wilayah Kabupaten Cilacap duguyur hujan deras disertai angin kencang. Berdasarkan prakiraan BMKG fenomena tersebut merupakan peralihan musim dan awal musim penghujan.

“Saat ini merupakan masa transisi, awal musim hujan diprediksi mulai awal Oktober mendatang,” kata Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Rendi Krisnawan, Rabu (22/9).

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Dia menjelaskan pada masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan, terdapat pertumbuhan awan cumulonimbus yang cenderung banyak juga. Sehingga hal tersebut perlu diwaspadai.

Kemudian, pada Juli sampai September ini terdapat fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) yang menguat dan mengakibatkan cuaca ektrem. Sehingga terdapat curah hujan di musim kemarau lalu. Fenomena IOD tersebut akan berkurang dan hilang pada Februari 2022.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Potensi cuaca ektrem ini juga ditambah dengan munculnya fenome La Nina pada Oktober mendatang. Fenomena tersebut tentunya perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor,” katanya.

Rendi menambahkan, untuk mengantisipasi bencana banjir tersebut masyarakat bisa mengantisipasi dengan membersihkan saluran air. Sementara untuk tanah longsor bisa dilakukan pengecekan secara berkala jika muncul retakan atau pergerakan lain.

“Pohon di dekat rumah yang sudah lapuk juga perlu diwaspadai karena angin cenderunt kencang sehingga dapat membahayakan. Kalau bisa ditebang atau dipankas biar tidak merugikan,” imbuhnya. (ray)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Longsor di Sokawera Banyumas, Akses Menuju Dusun Kembang Tertutup Total

Selanjutnya

Presiden Jokowi Lepas Penyu, 192 Personel Gabungan Diterjukan Di Pantai Kemiren Cilacap

TERBARU

Gangguan KA Kamandaka, Efek Domino Terjadi: 3 Kereta Lain Ikut Terlambat

Gangguan KA Kamandaka, Efek Domino Terjadi: 3 Kereta Lain Ikut Terlambat

Jumat, 27 Maret 2026

Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan Mengapung di Sungai Karanganyar Kebumen

Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan Mengapung di Sungai Karanganyar Kebumen

Jumat, 27 Maret 2026

118 Kepala Sekolah di Banyumas Terima SK Mutasi, Bupati Sadewo: Jadi Pemimpin yang Inspiratif

118 Kepala Sekolah di Banyumas Terima SK Mutasi, Bupati Sadewo: Jadi Pemimpin yang Inspiratif

Jumat, 27 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Presiden Jokowi Lepas Penyu, 192 Personel Gabungan Diterjukan Di Pantai Kemiren Cilacap

Jokowi Tinjau Vaksinasi Secara Door To Door Di Perkampungan Nelayan Sentolokawat Cilacap

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com