BANYUMAS – Hari pertama uji coba operasional, Lokawisata Baturraden masih terlihat sepi pengunjung, Sabtu (28/8). Hingga pukul 11.00 siang tadi, baru ada lima pengunjung. Kepala UPTD Lokawisata Baturraden mengatakan, masih sepinya pengunjung kemungkinan karena masih banyak masyarakat yang belum tahu.
“Selain itu kemungkinan karena masih hari pertama diujicoba buka,” katanya.
Ia menuturkan, sebenarnya ada juga yang hendak berwisata ke Lokawisata Baturraden, namun pengunjung dari luar Banyumas. Otomatis pengunjung tersebut ditolak untuk masuk.
“Aturannya kan hanya orang Banyumas yang boleh dan sudah divaksin. Nah tadi ada orang dari Bekasi, jadi tidak bisa masuk,” tuturnya.
Iapun menegaskan jika pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
“Semua sudah sesuai prosedur seperti menggunakan aplikasi Mas Bassid dan harus vaksin,” jelasnya.
Terkait target PAD dari Lokawisata Baturraden tahun ini mencapai Rp 7,3 miliar.
“Kalau kondisinya seperti ini ya kami pesimis bisa mencapai target. Namun kalau kasus menurun dan ada kebijakan pelonggaran kami optimis target bisa tercapai,” katanya. (ali)






