PURWOKERTO – Pemkab Banyumas menargetkan kegiatan revitalisasi Pasar Pon Purwokerto selesai akhir tahun ini. Saat ini bangunan lama pasar sudah rata dengan tanah.
Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas, Sarikin mengatakan, pengerjaan Pasar Pon tersebut akhir Desember nanti harus sudah kelar karena anggarannya hanya untuk tahun ini.
”Anggarannya hanya untuk tahun 2021 saja, sehingga akhir Desember harus sudah selesai,” ungkapnya, baru-baru ini.
Dia menambahkan, dalam kegiatan revitalisasi Pasar Pon dengan anggaran sekitar Rp 6 miliar tersebut, nanti akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas.
”Nanti akan ada pagar keliling untuk keamanan pasar. Selain itu, ada jalan lingkarnya, sehingga bila sewaktu-waktu terjadi kebakaran akan mempermudah akses penanganan,” jelas dia.
Dia menambahkan, konsep revitalisasi pasar yang berada di Jalan Jenderal Soedirman Barat ini, tak jauh berbeda dengan Pasar Manis yang lebih dulu telah direvitalisasi.
”Bentuk bangunan losnya hampir sama seperti bangunan los Pasar Manis. Konsepnya memang ingin kita buat seperti Pasar Manis,” ujar dia.
Saat ini pemerintah daerah terus mendorong agar keberadaan pasar-pasar tradisional di Kabupaten Banyumas mengarah sebagai pasar yang sudah SNI (Standar Nasional Indonesia).
”Semua pasar tradisional seharusnya ber-SNI. Kami sekarang menuju ke arah sana. Adapun penekanannya dengan menjaga kebersihan lingkungan pasar,” terangnya.
Berdasarkan data, jumlah pedagang Pasar Pon saat ini sebanyak 223 orang. Untuk sementara, mereka sekarang menempati bedeng sementara di Lapangan Rejasari Purwokerto Barat. Namun ada pula yang menyewa kios di lokasi lain untuk berjualan.






