INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kematian Melandai Prokes Jangan Lalai

Jumat, 27 Agustus 2021

PURWOKERTO – Kasus meninggal dunia karena Covid-19, di Kabupaten Banyumas mulai menunjukkan tren yang menurun. Itu disampaikan oleh Bupati Banyumas Achmad Husein.

“Agustus 2-7 ada 125 kasus, 9-14 Agustus ada 79 kasus. Pada 16 sampai 21 Agustus ada 63 kasus, dan 12 kasus pada 23-25 ada 12 kasus,” katanya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Pun dengan kasus baru, juga trennya menurun. Pada 9-14 Agustus ada 865 kasus baru. 16-21 Agustus ada 608 kasus baru, dan 305 kasus baru pada 23-25 Agustus.

“Perawatan di rumah sakit, pada Agustus tanggal 9-14 ada 383 yang dirawat, tanggal 16-21 Agustus ada 261, dan 23-25 Agustus ada 94,” terangnya.

Kadinkes Banyumas, Sadiyanto SKM MKes mengatakan dibandingkan total kematian Covid-19 selama Juli, kematian Covid-19 dalam bulan Agustus jauh dibawahnya. Akan tetapi dibandingkan total kematian Juni maka masih diatasnya dengan angka kematian 168 orang. Harapannya, dalam satu hari angka kematian Covid-19 bisa kembali 0 kasus alias nihil.

“Tingkat kesembuhan di atas 90 persen dengan BOR di angka 35 persen,” terang dia.

Aplikasi info Covid-19 juga terus disempurnakan. Agar semua data terkait Covid-19 sampai vaksinasi bisa tersentral dalam 1 aplikasi. Tak hanya itu, tim dari Pemkab Banyumas juga berupaya ke Kemendagri meminta penurunan status level PPKM.

Terpisah, menanggapi penurunan angka kematian Covid-19 di Kabupaten Banyumas, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Banyumas Atik Luthfiyah memberikan apresiasi bahwa penanganan pandemi mulai menunjukkan hasil.

Meski begitu, ia meminta agar tidak terlena dengan hasil tersebut. “Meski sudah mulai landai, prokes jangan lalai,” jelasnya.

Lanjut, ia juga meminta agar percepatan vaksinasi segera dilakukan. Meski kuota vaksin yang menentukan pusat, pemerintah daerah harus terus berupaya meminta stok vaksin agar terus dikirim.

“Vaksinasi digencarkan lagi,” pungkasnya. (aam/yda)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

BI: Pertumbuhan Ekonomi Purwokerto Negatif Walaupun Semakin Membaik, Dinkes: Armada Pengangkut Vaksin Ditambah

Selanjutnya

Pengumuman! Sejumlah Ruas Jalan di Purbalingga Kembali Ditutup Akhir Pekan Ini

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Bermain Air di Muara Luk Ulo, Bocah SD di Kebumen Hilang Terseret Arus

Hari Kedua Pencarian Anak Tenggelam di Muara Luk Ulo Masih Nihil

Sabtu, 7 Maret 2026

Peringatan untuk SPPG Usai Penolakan MBG di Sokaraja : Jangan Semena-mena!

Peringatan untuk SPPG Usai Penolakan MBG di Sokaraja : Jangan Semena-mena!

Sabtu, 7 Maret 2026

KAI Daop 5 Purwokerto Luncurkan Promo Ramadan Festive, Tiket Diskon hingga Flash Sale

KAI Daop 5 Purwokerto Luncurkan Promo Ramadan Festive, Tiket Diskon hingga Flash Sale

Sabtu, 7 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Selanjutnya

Pengumuman! Sejumlah Ruas Jalan di Purbalingga Kembali Ditutup Akhir Pekan Ini

Kejari Purwokerto Panggil 11 Orang Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Aspirasi DPRD Banyumas

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com