INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Tak Laku Dijual, Cabai Rawit Digunakan Petani di Purbalingga untuk Pakan Ikan

Jumat, 27 Agustus 2021

PURBALINGGA – Harga cabai di Kabupaten Purbalingga terus anjlok, hanya laku dijual Rp4.000 per kilogram. Bahkan petani mengaku cabai rawit tak laku dijual karena tengkulak menolak membeli.

Hal itu membuat para petani membiarkan cabainya tidak dipanen dan memilih digunakan sebagai pakan ikan di kolam persawahan.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Salah satu sentra tanaman cabai rawit di Desa Karangtalun, Kecamatan Bobotsari. Di desa ini terdapat puluhan hektare tanaman cabai yang pada bulan Agustus ini siap dipanen. Namun, sebelum petani bisa memanennya, justru harga cabai anjlok tak terkendali.

Petani terpaksa membiarkan tanaman cabainya tidak dipanen. Karena untuk memanen perlu biaya tambahan yang menambah beban petani.

Biaya tanam dan ongkos panen yang besar tak sebanding dengan harga jual cabai saat panen. Terpaksa petani membiarkan tanaman cabainya tidak dipanen.

“Tanaman cabai nggak saya panenin karena harga jualnya murah. Untuk perawatannya kan lebih mahal, masalah pupuknya, semprotnya mahal. Jadi saya merasa rugi, mendingan kasih makan ikan,” kata Sodik, petani cabai, Kamis (26/8/2021).

“Kemarin saya jual di pembeli bilang nggak usah dipanen dulu katanya. Jadinya ya sudah nggak dipanen. Sampai busuk ya saya biarkan, buat makan ikan sekalian,” katanya.

Di Desa Karangtalun Purbalingga selama ini mengandalkan tanaman cabai sebagai produk unggulan yang bisa mendatangkan keuntungan besar dibanding tanaman lainya.

Namun sejak satu bulan terakhir, harga cabai terus mengalami penurunan yang berdampak semakin banyaknya petani yang mengalami kerugian.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Dampak Kekeringan, Warga Sukawera Sampai Gali Sungai untuk Dapat Air Bersih

Selanjutnya

Gudang Kayu di Desa Kalipurwo Kebumen Terbakar Habis, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Bermain Air di Muara Luk Ulo, Bocah SD di Kebumen Hilang Terseret Arus

Hari Kedua Pencarian Anak Tenggelam di Muara Luk Ulo Masih Nihil

Sabtu, 7 Maret 2026

Peringatan untuk SPPG Usai Penolakan MBG di Sokaraja : Jangan Semena-mena!

Peringatan untuk SPPG Usai Penolakan MBG di Sokaraja : Jangan Semena-mena!

Sabtu, 7 Maret 2026

KAI Daop 5 Purwokerto Luncurkan Promo Ramadan Festive, Tiket Diskon hingga Flash Sale

KAI Daop 5 Purwokerto Luncurkan Promo Ramadan Festive, Tiket Diskon hingga Flash Sale

Sabtu, 7 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Selanjutnya

Gudang Kayu di Desa Kalipurwo Kebumen Terbakar Habis, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah

Kasus Covid Turun, Wakil Bupati Banyumas Berharap Tempat Wisata Boleh Segera Dibuka

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com