Banyumas – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Banyumas pagi ini, Kamis (26/8/2021) menggelar kegiatan vaksinasi tahap kedua bagi para warga binaan.
Dari target sebanyak 96 orang warga binaan pada tahap kedua hanya 91 orang yang berhasil divaksinasi.
“Lima tertunda karena yang empat sudah bebas dari tahanan dan satu dalam keadaan sakit,” terang Koordinator Vaksinasi Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto, Mayor CKM Jumadi.
Jumadi menuturkan giat tersebut berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. RS Wijayakusuma sendiri masih terus menjalankan komitmennya untuk menyukseskan program vaksinasi dari pemerintah.

Setiap harinya sekitar 300 – 500 dosis vaksin disuntikkan kepada masyarakat yang terdaftar. Selain di Rutan Kelas II B Banyumas, RS Wijayakusuma hari ini juga menggelar vaksinasi disejumlah titik yakni Universitas Jendral Soedirman (Unsoed), Kodim 0701 Banyumas dan di RS Wijayakusuma sendiri.
“Harapan kami dengan adanya vaksin yang sudah diberikan baik kepada nakes maupun masyarakat tentunya akan memberikan dampak yang lebih baik. Kemudian masyarakat bisa jadi sehat, imunnya meningkat, kehidupan kita bisa normal lagi seperti sebelum pandemi,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Rutan Kelas II Banyumas Winarso mengungkapkan secara umum tidak ada kendala berarti dalam proses vaksinasi warga binaan baik pada tahap satu maupun dua.
Terkait empat warga binaan yang sudah dibebaskan sebelum vaksinasi tahap kedua Winarso mengaku pihaknya telah bersurat kepada mereka untuk mengikuti vaksinasi. Namun keempatnya tidak berkenan hadir ke Rutan untuk mengikuti vaksinasi.
“Empat orang warga binaan yang sudah bebas sudah kami kirimi surat, sudah kami telpon ternyata tidak mau datang ke rutan untuk vaksinasi kedua,” katanya.

Saat ini masih ada sekitar 40 warga binaan di Rutan Kelas II Banyumas yang belum mengikuti vaksinasi. Sebagian besar disebabkan karena sebelumnya mereka terpapar Covid-19 sehingga perlu menunggu selama tiga bulan sebelum dperbolehkan untuk divaksin.
Menyikapi hal tersebut Winarso berkomitmen untuk berkordinasi dengan pihak terkait agar saat waktunya tiba mereka dapat segera mengikuti vaksinasi.
“Semoga dengan divaksin imun semakin meningkat. Angka kematian akibat Covid-19 semakin menurun dan semoga masyarakat pada umumnya bisa menjalani kehidupan seperti sediakala jadi ekonomi semakin meningkat. Mari kita sukseskan program pemerintah. Ingat, banyak yang meninggal itu mereka rata-rata belum divaksin, ” tandasnya. (YN).






