PURWOKERTO – Bupati Banyumas Achmad Husein memerintahkan tim penjagaan perbatasan dialihtugaskan. Mereka mesti mengawasi warga yang menjalani isolasi mandiri (Isoman). Saat ini. penjagaan posko perbatasan dinilai kurang efektif.
Husein mengatakan, varian virus saat ini sudah bermutasi. Pengetatan seperti penjagaan perbatasan tidak perlu dilakukan 24 jam.
“Kurang efektif itu kan dulu untuk mencegah pemudik. Perbatasan itu sangar, tapi tidak efektif, ” katanya, kemarin.
Husein menekankan, saat ini yang terpenting adalah protokol kesehatan. Nantinya itu jadi salah satu tugas tim penjaga perbatasan.
“Alihkan ke desa-desa. Kita tetap jaga prokes dan bantu masyarakat. Tidak bisa pengetatan-pengetatan yang berlebihan,” paparnya.
Itu menurutnya, jadi salah satu kebijakan untuk menindaklanjuti diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Banyumas.
“Sudah saatnya. Kita provinsi level 3, pusat itu level 4. Saya tahu jika dihapus sama sekali, tugasnya jadi hilang. Tugasnya ada tapi dialihkan ke tempat-tempat Isoman, cek Isoman, ngurusi Isoman, bantu masalah limbah,” pungkasnya. (aam)






