BANJARNEGARA – Penutupan Alun-alun Banjarnegara masih dilanjutkan. Penutupan ini bertujuan untuk mengurangi kerumunan di pusat publik guna mengurangi kemungkinan penularan Covid-19.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjarnegara Muhammad Iqbal mengatakan, penutupan dilakukan meneruskan kebijakan PPKM Level 4. “Alun-alun merupakan ruang publik yang sangat diminati untuk berkumpul oleh masyarakat. Sehingga, untuk mencegah terjadinya kerumuman yang berpotensi menularkan Covid-19. Sementara ALun-alun ditutup,” katanya, Senin (2/8).
Dia menambahkan, penutupan Alun-alun dilakukan mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Yakni, dengan menutup seluruh akses masuk ke lokasi Alun-alun Banjarnegara. Pengalihan arus dari jalan utama di Lucky Optik sampai dengan Tugu Adipura.
Dia berharap dengan penutupan Alun-alun bisa mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi menularkan Covid-19. “Ini sebagai salah satu langkah mencegah penularan Covid-19,” ujarnya.
Selain menutup alun-alun, juga dilakukan pengalihan arus dan pemadaman lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Hal itu, dilakukan untuk menurnagi aktivitas warga, terutama di malam hari.
“Kita bersama Polres, Dinas Kesehatan dan Sat Pol PP juga melakukan edukasi ke Pasar Kota agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan,. Edukasi ke pasar dilakukan karena mobilitas masyarakat di pasar disinyalir masih tinggi” ungkapnya. (drn)






