INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Objek Wisata Air Bojongsari Tutup Sementara Selama PPKM

Selasa, 27 Juli 2021

Objek wisata air Bojongsari Purbalingga ditutup sementara sejak 21 Juni.

Purbalingga – Objek Wisata Air Bojongsari (Owabong) Purbalingga, Jawa Tengah, ditutup sementara selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal ini dalam rangka mendukung pemerintah dalam upaya memutus penyebaran COVID-19.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Owabong ditutup sejak 21 Juni dalam rangka mendukung pemerintah. Jika nanti ada rencana pembukaan maka kami akan informasikan kembali,” kata manajer CHSE Perumda Owabong Febri Ika Puspitasari dari Purwokerto, Banyumas, Senin (26/7).

Dia menambahkan, selama penutupan sementara, pihak pengelola memanfaatkan waktu untuk melakukan perawatan wahana-wahana yang ada di objek wisata tersebut. “Kami melakukan perawatan dan bersih-bersih di seluruh wahana selama penutupan sementara ini,” katanya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Dia menambahkan, jika nantinya dibuka kembali, maka Owabong siap menyambut wisatawan dengan protokol kesehatan yang ketat. “Kami terus mengintensifkan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE atau Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability guna meningkatkan pelayanan bagi wisatawan,” katanya.

Dia mengatakan, pihaknya memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan ketika berada di lokasi destinasi wisata. Dia mencontohkan, sesuai dengan tata tertib protokol kesehatan maka seluruh pengunjung yang masuk Owabong dibatasi jumlahnya untuk memenuhi standar jarak fisik yang aman. Selain itu setiap karyawan dan pengunjung juga wajib menggunakan masker ketika berada di area Owabong.

“Sebelum masuk objek wisata, karyawan dan pengunjung wajib melakukan cuci tangan baik menggunakan sabun ataupun menggunakan cairan pembersih tangan yang telah disediakan,” katanya.

Selain itu, kata dia, sebelum masuk objek wisata juga ada pengukuran suhu tubuh dan juga ada pengurangan kontak fisik dengan menggunakan sistem pembayaran nontunai. “Selain itu ada ruang transit dan P3K dan tenaga medis dengan alat pelindung diri yang lengkap,” katanya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Waspada! Gadget Bisa Buat Balita Telat Bicara

Selanjutnya

Dukung Percepatan Vaksin, UMP Gelar Vaksin Masal

TERBARU

Di Balik Hening Suara 110: Opor Lebaran yang Tertunda demi Aman Mudik Banyumas

Di Balik Hening Suara 110: Opor Lebaran yang Tertunda demi Aman Mudik Banyumas

Senin, 23 Maret 2026

Kebakaran Hebat di Jatilawang, Rumah Warga Ludes

Kebakaran Hebat di Jatilawang, Rumah Warga Ludes

Senin, 23 Maret 2026

Setelah 25 Tahun, Pedagang Jalan Wihara Akhirnya Direlokasi ke Dalam Pasar Wage

Setelah 25 Tahun, Pedagang Jalan Wihara Akhirnya Direlokasi ke Dalam Pasar Wage

Senin, 23 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Dukung Percepatan Vaksin, UMP Gelar Vaksin Masal

Pemkab Banyumas Segera Lanjutkan Jembatan Pegalongan - Mandirancan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com