INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Cakupan Vaksinasi di Banyumas Belum Sampai 10 Persen

Selasa, 27 Juli 2021

PURWOKERTO – Cakupan vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Banyumas masih jauh dari harapan. Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengaku, sudah berulang kali meminta pada pemerintah pusat atau pun provinsi agar memperbanyak pasokan vaksin. Namun sejauh ini, jumlah vaksin dan rutinitas pengiriman vaksin yang diperoleh tidak seperti yang diharapkan.

”Ibaratnya, setiap hari sudah merengek-rengek saya dan pak Bupati minta agar pasokan vaksin di Banyumas bisa diperbanyak. Tapi sejauh ini, datangnya masih tersendat-sendat dan jumlahnya juga tidak banyak,” jelasnya, Senin (26/7).

Menurutnya, cakupan vaksin di Kabupaten Banyumas hingga saat ini baru sekitar 277 ribu warga. Dari jumlah itu, sebanyak 167 ribu jiwa baru mendapatkan satu kali suntikan, sedangkan 112 ribu jiwa sudah mendapat dua kali suntikan.

Sementara jumlah target sasaran vaksin di Banyumas, tercatat sebanyak 1,4 juta. ”Berdasarkan data tersebut, jumlah warga yang sudah mendapat dua kali suntikan baru mencapai sekitar 8 persen. Sedangkan baru mendapat satu kali suntikan ada sebanyak 12 persen,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan, untuk jenis vaksin yang diterima Pemkab Banyumas, sejauh ini baru merek Sinovac. ”Kami belum pernah mendapat pasokan vaksin dari merek lain. Termasuk moderna yang kabarnya akan diberikan sebagai tambahan vaksin bagi tenaga kesahatan, sampai sekarang belum kami terima,” katanya.

Terkait masalah kepastian pasokan vaksin ini, dia minta agar lembaga-lembaga di Banyumas yang menyelenggarakan program vaksinasi, agar tidak buru-buru mengumumkan program vaksin gratis. Hal ini mengingat pasokan dan jumlah vaksin yang diterima masih seringkali tidak menentu.

”Nanti saja, kalau vaksin dan jumlahnya sudah benar-benar diterima, baru pelaksanaan vaksinasinya diumumkan. Dengan demikian sudah bisa dipastikan jatah vaksinnya untuk berapa orang. Jangan sampai masyarakat kecewa, karena sudah datang ke lokasi vaksinasi atau mendaftar, ternyata tidak mendapat suntikan vaksin karena jatahnya sudah habis,” jelasnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pagi Ini, Ratusan Ribu KPM Antri Sembako

Selanjutnya

Waspada! Gadget Bisa Buat Balita Telat Bicara

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Kita Ramai Bicara, Sedikit Membaca 

Menyembelih “Ismail” yang Menyamar : Renungan Idul Adha tentang Ego, Keikhlasan, dan Ujian dalam Kesunyian

Kamis, 21 Mei 2026

Satresnarkoba Polresta Banyumas Ungkap Peredaran Psikotropika, Dua Pengedar Diciduk di Wangon

Satresnarkoba Polresta Banyumas Ungkap Peredaran Psikotropika, Dua Pengedar Diciduk di Wangon

Kamis, 21 Mei 2026

Wabup Banyumas Resmikan Gedung Baru UHB dan 3 Prodi: Bisnis Digital hingga Robotika

Wabup Banyumas Resmikan Gedung Baru UHB dan 3 Prodi: Bisnis Digital hingga Robotika

Kamis, 21 Mei 2026

Selanjutnya

Waspada! Gadget Bisa Buat Balita Telat Bicara

Objek Wisata Air Bojongsari Tutup Sementara Selama PPKM

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com