INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Polisi Banyumas Ingatkan Pedagang Non Esensial, Untuk Tutup Selama PPKM Darurat

Selasa, 6 Juli 2021

Banyumas – Polresta Banyumas terus menertibkan pedagang Non Esensial, yang masih berjualan di saat PPKM Darurat Jawa – Bali. Seperti terlihat Selasa ( 6/7/2021) siang sejumlah personil Polsek Purwokerto Utara, melakukan razia terhadap pedagang yang ada di sekitar Jalan HR. Boenyamin atau disekitar kampus Unsoed Purwokerto.

Terdapat sejumlah pedagang yang tetap buka usahanya, sehingga personil Kepolisian memperingatkan secara lisan, selanjutnya tempat usahanya tersebut di pasang kertas yang berisi aturan mengenai PPKM Darurat bagi usaha Non Esesnsial.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Lukmanul Hakim sebelumnya mengatakan PPKM Darurat ini harus didukung oleh semua element, termasuk dari kalangan pedagang untuk mentaati aturan.

Agar penyebaraan Covid- 19 di Banyumas pada khususnya dapat dikendalikan. Polisi juga siap menerapkan aturan bagi warga yang melanggar PPKM Darurat.

“ Untuk itu saya sampaikan bantu kita, bantu kami, bantu Banyumas. Jangan kita berfikir ini kegiatan di batasi, ini nga boleh, bukan itu,”kata Lukmanul Hakim.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Sementara itu, salah seorang karyawan tempat usaha rokok elektronik yang diberi peringatan oleh Polisi bernama Amin mengatakan dirinya hanya sekedar menjalankan perintah bosnya untuk buka toko.

Selain itu toko yang Amin jaga, sudah diberi peringatan untuk menutup usahanya sebanyak tiga kali. Yakni pada Senin (5/7/2021), Selasa pagi dan Selasa siang. Sehingga setelah mendapatkan peringatan ketiga ini, akan menutup toko rokok elektronik.

“ Kalau saya sebenarnya manut (nurut- nuurut saja), cumu kepenginya ada pemasukan gitu loh, jangan sampai dimatikan penghasilnya,”kata Amin.

Pantuan RRI di Jalan HR. Boenyamin sebagian besar toko Non Esensial yang ada sudah tutup terutama untuk toko pakain, dan alas kaki. (RA).

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Ratusan Mobil dan Motor Dipaksa Putar Balik di Pos Perbatasan Masuk ke Cilacap

Selanjutnya

PPKM Darurat, Pengunjung Pasar Manis Menurun 50%

TERBARU

Roadshow Parpol 2026, Bawaslu Banyumas Sambangi Kantor PKB

Roadshow Parpol 2026, Bawaslu Banyumas Sambangi Kantor PKB

Rabu, 4 Februari 2026

Bawaslu Banyumas Kunjungi PKB, Partai dengan Suara Terbanyak Kedua

Bawaslu Banyumas Kunjungi PKB, Partai dengan Suara Terbanyak Kedua

Rabu, 4 Februari 2026

Politikus PDIP Soroti Kasus Anak SD di Ngada, Ingatkan Hak Konstitusional Pendidikan

Politikus PDIP Soroti Kasus Anak SD di Ngada, Ingatkan Hak Konstitusional Pendidikan

Rabu, 4 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

PPKM Darurat, Pengunjung Pasar Manis Menurun 50%

Ratusan Nakes di Cilacap Terpapar Covid-19

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com