INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Musim Pendemi, Siswa Diajak Membuat Batik Alami

Sabtu, 26 Juni 2021

Cilacap – Musim pandemi menjadikan siswa banyak belajar di rumah. Bahan belajarnya pun kebanyakan berasal dari lingkungan seputar rumah.

Memanfaatkan sumber daya alam sekitar rumah berupa tumbuh-tumbuhan seperti kunyit, daun pandan, daun suji dan kulit buah manggis.

Calon Guru Penggerak SDN Kubangkangkung 04 Kabupaten Cilacap Munofa Khoeron Rizoq mengajak siswanya membuat pewarna batik alami.

Bahan-bahan tersebut dijadikan sebagai pewarna alami dalam pembuatan batik jumputan oleh siswa kelas 5. Menurut Munofa, Jumat (25/6/2021), proses pembuatan batik diawali dari membuat warna alami dari tumbuhan seperti kunyit untuk warna kuning, daun suji untuk warna hijau, kulit manggis untuk warna biru dan ungu.

” Kain putih polos diikat dengan beberapa teknik seperti teknik ikatan mawar ganda, teknik ikatan silang dan teknik ikatan tunggal. Cukup diikat dengan tali karet, lalu dicelupkan ke dalam rebusan air kunyit atau bahan pewarna alami lainnya. Setelah itu batik dikeringkan,” jelasnya.

Kepala SDN Kubangkangkung 4 Aminah mengatakan, hasil dari batik jumputan para siswanya memang belum sampai dijual. Sementara masih sebagai hiasan di kelas dan beberapa akan dibuat sebagai taplak meja atau barang bermanfaat lainnya.

“Ke depan, kami berharap dengan melatih anak kreatif seperti ini bisa menjadi bekal mereka untuk menekuni ketrampilan khususnya dalam bidang pembuatan batik, untuk meningkatkan perekonomian” harap Aminah.

Salah satu siswa kelas 5 Fitria Nur Istiqomah mengungkapkan, kegiatan membuat batik jumputan dengan warna alami sangat mengasyikkan. Menurutnya aktivitas membuat batik jumputan dapat menambah kreatifitas serta meningkatkan kemampuan bekerjasama dengan teman-teman dalam belajar.

“Saya merasa senang dan bebas berekspresi dengan aktivitas membatik ini” ujar Fitria.( HP).

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

KUR Marhaen Cilongok Desak Pemkab Banyumas Atasi Persoalan Monopoli Bansos Sembako

Selanjutnya

KPU Purbalingga publikasikan riset partisipasi pemilih

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Banyumas In Art 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Event Tahunan Setara ArtJog

Banyumas In Art 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Event Tahunan Setara ArtJog

Rabu, 20 Mei 2026

Magang di SMK, 3 Mahasiswi UMP Abadikan Pengalaman Jadi Buku Inspiratif

Magang di SMK, 3 Mahasiswi UMP Abadikan Pengalaman Jadi Buku Inspiratif

Rabu, 20 Mei 2026

Dua Orang Meninggal, Bus Sugeng Rahayu Melaju Tak Terkendali di Wangon

Dua Orang Meninggal, Bus Sugeng Rahayu Melaju Tak Terkendali di Wangon

Rabu, 20 Mei 2026

Selanjutnya

KPU Purbalingga publikasikan riset partisipasi pemilih

Cegah Kebocoraan! Retribusi Pajak di Cilacap Tak Lagi Tunai, Begini Penjelasannya

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com