INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

3 Jenis Hipospadia, Kondisi yang ‘Mengubah’ Aprilia Manganang Jadi Pria

Rabu, 10 Maret 2021

Nafilah Sri Sagita K | Rabu, 10 Mar 2021 07:30 WIB

Aprilia Manganang mengidap hipospadia. Kondisi atlet yang sempat dikenal atlet bola voli wanita ini terungkap usai menjalani beberapa pemeriksaan.

Ditegaskan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa, kondisi hipospadia yang diidap Aprilia Manganang jelas berbeda dengan transgender dan interseks.

“Sersan Manganang ini bukan transgender, bukan juga interseks. Tidak masuk dalam kategori itu semua. Saya tahu definisinya dan tim dokter pun tahu semua definisinya. Karena memang kelainan yang dialami adalah hipospadia. Jadi selalu kembalikan ke situ,” kata Jenderal Andika di Mabes AD, Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021).

Hipospadia adalah kelainan sejak lahir saat lubang uretra tidak terletak di ujung penis. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menjelaskan ada tiga jenis hipospadia yang umumnya ditemui, dari kondisi ringan hingga parah, seperti berikut.

Apa risikonya mengidap hipospadia?

Beberapa orang yang memiliki kondisi hipospadia ini juga disebut CDC terkadang mepunyai bentuk penis melengkung. Mereka juga memiliki masalah saat buang air kecil, karena keluarnya urin seperti tidak normal.

“Pada beberapa anak laki-laki dengan hipospadia, testis belum sepenuhnya turun ke dalam skrotum. Jika hipospadia tidak ditangani dapat menyebabkan masalah di kemudian hari, seperti kesulitan melakukan hubungan seksual atau kesulitan buang air kecil saat berdiri,” jelas CDC.
Siapa yang rentan mengalami hipospadia?

Usia dan berat tubuh: Seorang ibu yang berusia di atas 35 tahun dan obesitas memiliki risiko tinggi melahirkan bayi dengan kondisi hipospadia.

Hormon tertentu: Wanita yang mengonsumsi hormon tertentu sebelum atau selama kehamilan terbukti memiliki risiko lebih tinggi melahirkan bayi dengan hipospadia.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Aprilia Manganang, Mantan Pevoli Putri Nasional yang Dipastikan Pria, Ini Rekam Jejaknya

Selanjutnya

Jadwal Liga Champions Rabu Malam 10 Maret: PSG vs Barcelona Live di SCTV

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

BRI Jazz Gunung Series 2026: Dari Slamet ke Bromo, Sajikan Musisi Nasional hingga Internasional

BRI Jazz Gunung Series 2026: Dari Slamet ke Bromo, Sajikan Musisi Nasional hingga Internasional

Minggu, 14 Juni 2026

Oasis vs Blur: Bukan Sekadar Musik, Ini Perang Kelas yang Membelah Inggris

Oasis vs Blur: Bukan Sekadar Musik, Ini Perang Kelas yang Membelah Inggris

Minggu, 14 Juni 2026

Dua Tahun Berdiri, UKM Jurnalistik Ma’had Aly Andalusia Terbitkan Tiga Buku

Dua Tahun Berdiri, UKM Jurnalistik Ma’had Aly Andalusia Terbitkan Tiga Buku

Minggu, 14 Juni 2026

Selanjutnya

Jadwal Liga Champions Rabu Malam 10 Maret: PSG vs Barcelona Live di SCTV

Hasil Liga Inggris: Chelsea vs Everton 2-0, Tuchel Cetak Sejarah, The Blues Amankan 4 Besar

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com